Webinar Sekolah Rakyat: Habib Idrus Serukan Pendidikan dari Rakyat untuk Rakyat

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Program Sekolah Rakyat mendapat sorotan hangat dalam webinar yang diselenggarakan Komdigi bersama Komisi I DPR RI, dihadiri lebih dari 250 peserta secara daring. Forum ini menjadi ruang tukar gagasan antara akademisi, legislator, dan masyarakat sipil mengenai pentingnya pendidikan alternatif yang lahir dari inisiatif rakyat, Jumat (22/08/25).

 

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Fraksi PKS 2024–2029, Habib Idrus Salim Aljufri, Lc., M.B.A., menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah wajah sejati pendidikan yang berakar dari partisipasi warga.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah Rakyat lahir dari rakyat, kembali untuk rakyat. Jika kita kawal bersama, ini bisa menjadi warisan berharga yang membangun generasi cerdas sekaligus berkarakter,” tegasnya.

 

Narasumber lain, Dr. Rulli Nasrullah, M.Si., menekankan aspek literasi digital sebagai pilar penting pendidikan abad 21.

 

“Sekolah Rakyat dapat memanfaatkan ruang digital untuk menghadirkan konten edukatif yang kritis sekaligus membebaskan. Dengan begitu, pendidikan rakyat tidak tertinggal dalam arus algoritma,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dr. Hurriyah menggarisbawahi dimensi advokasi politik.

 

“Gerakan Sekolah Rakyat tidak hanya soal belajar membaca atau berhitung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat. Pendidikan alternatif ini harus ditempatkan sebagai bagian dari proses demokratisasi yang menguatkan masyarakat sipil,” jelasnya.

 

Antusiasme peserta pun terlihat dari testimoni publik, salah satunya Yuliana dari Makassar.

 

“Saya terharu, karena ternyata ada komitmen nyata dari DPR dan para akademisi untuk mendukung pendidikan rakyat. Semoga tidak hanya berhenti pada wacana, tapi benar-benar diwujudkan,” ungkapnya.

 

Webinar ini menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab negara, melainkan juga amanah kolektif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat diajak untuk tidak berhenti sebagai penonton, tetapi ikut aktif berperan: mulai dari membuka ruang belajar sederhana di lingkungan masing-masing, mendukung pengajar rakyat, hingga menyebarkan nilai-nilai pembebasan yang menjadi roh Sekolah Rakyat. [Red]

Facebook Comments Box

Penulis : Doni

Berita Terkait

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027
Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang
Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras
Ketua Fraksi Gerindra Respons Positif Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Gubernur Banten Tinggi
Kawendra Ditemani Raffi Ahmad dan Ifan Seventeen Lepas Pemudik Kereta Ke Jember Lumajang
Annisa Mahesa Distribusikan Bantuan untuk Korban Longsor Gunung Gaupas
Annisa MA Mahesa: Lembaga Keuangan Harus Jadi Jalan Keadilan Sosial, Bukan Penghalang Akses Ekonomi Rakyat
Annisa MA Mahesa: “Empat Pilar Adalah Tameng Bangsa dalam Menjaga Keamanan Ekonomi di Tengah Guncangan Global”

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:49 WIB

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027

Rabu, 29 April 2026 - 21:08 WIB

Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Ketua Fraksi Gerindra Respons Positif Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Gubernur Banten Tinggi

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:19 WIB

Kawendra Ditemani Raffi Ahmad dan Ifan Seventeen Lepas Pemudik Kereta Ke Jember Lumajang

Berita Terbaru

Uncategorized

Ketua Umum FHI Banten Tutup Turnamen Hoki Popda XII Banten

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:42 WIB