Tidak Boleh Ada yang Kebal Hukum!, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah Dukung Kapolri Suyudi Ario Seto Usut Tuntas Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, — Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr. H. Ali Hanafiah, SE., SH., M.Si., menyatakan dukungan terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah perwira tinggi Polri.

Ali Hanafiah menegaskan, pengungkapan kasus tersebut harus menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk membersihkan institusi dari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran hukum, dan tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat.

Menurut Ali, jabatan, pangkat, maupun kedudukan seseorang tidak boleh menjadi tameng untuk menghindari pertanggungjawaban hukum. Siapa pun yang diduga terlibat harus diproses secara objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pemuda Indonesia mendukung penuh langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk bertindak tegas dan mengusut sampai tuntas kasus ini. Jangan ada kompromi terhadap siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangan. Hukum harus berdiri tegak, tidak boleh tunduk kepada jabatan, pangkat, ataupun kekuasaan,” tegas Ali Hanafiah di Jakarta pada, Selasa (3/12/2026).

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan ilegal yang diduga berlangsung sepanjang periode 2025 hingga 2026.

Dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Selasa (3/11/2026), Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin menjelaskan bahwa penyidik menduga terdapat sejumlah nomor telepon yang dimasukkan ke dalam sistem Lawful Interception Management System (LIMS) tanpa melalui prosedur verifikasi sebagaimana mestinya.

Penyadapan tersebut diduga dilakukan tanpa berkaitan dengan proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan yang sah. Salah satu nomor yang menjadi sasaran adalah nomor telepon Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Selain Presiden, dugaan penyadapan juga disebut menyasar sejumlah pejabat negara, tokoh politik, insan media, tokoh organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, hingga kalangan pengusaha.

Penyidik juga mengungkap dugaan penghapusan berkas hasil penyadapan dari sistem pada Oktober 2026. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian pada 30 Oktober 2026.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi dan tiga saksi ahli serta mengamankan sejumlah barang bukti, Bareskrim menetapkan sejumlah tersangka oknum anggota Perwira Tinggi Polri.

Ali Hanafiah menilai, apabila dugaan penyalahgunaan kewenangan tersebut terbukti, perbuatan itu merupakan persoalan serius yang tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum, tetapi juga menyentuh persoalan integritas, kepercayaan publik, dan kehormatan institusi negara.

Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian merupakan alat negara yang harus bekerja berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan, bukan untuk kepentingan pribadi, kelompok, maupun kekuasaan tertentu.

“Jangan sampai ada oknum yang justru mengkhianati amanah negara. Seragam dan pangkat adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab, bukan alat untuk bertindak sewenang-wenang. Jika ada yang menyalahgunakan kewenangan, harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujarnya.

Ali juga meminta agar proses penyidikan tidak berhenti hanya pada pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Apabila ditemukan keterlibatan pihak lain, semuanya harus diungkap berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, transparansi dan profesionalitas menjadi kunci agar masyarakat mendapatkan kepastian bahwa penegakan hukum benar-benar berjalan tanpa intervensi.

Lebih lanjut, Ali Hanafiah menyampaikan bahwa KNPI mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Ia mengatakan, dukungan pemuda terhadap pemerintah harus diwujudkan melalui sikap kritis, konstruktif, serta keberanian mengawal agenda pemberantasan penyalahgunaan kekuasaan.

“Pemuda Indonesia harus berada di garis depan dalam menjaga konstitusi, demokrasi, dan supremasi hukum. Kami mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, bersih, dan berdaulat. Tidak boleh ada institusi maupun individu yang merasa berada di atas hukum,” ungkapnya.

Ali berharap penanganan perkara ini dapat menjadi titik balik pembenahan internal Polri sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“Ini bukan semata-mata persoalan siapa yang menjadi tersangka, tetapi tentang bagaimana negara membuktikan bahwa hukum berlaku bagi semua orang. Jangan sampai kepercayaan rakyat dikhianati. Negara harus berdiri di atas hukum, bukan di bawah kekuasaan,” pungkas Ali Hanafiah.

“DPP KNPI menegaskan komitmen untuk terus mengawal tegaknya supremasj hukum, menjaga marwah institusi negara, dan mendukung Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan wewenang,” sambung Ali.

DPP KNPI, tegas Ali Hanafiah lagi, mendukung Presiden Prabowo untuk menindak tegas para penghianat bangsa.

“Kami pemuda Indonesia siap bersama sama presiden untuk memberantas para penghianat bangsa,” pungkas Ali Hanafiah. (Red)

Facebook Comments Box

Penulis : Fale wali

Berita Terkait

Bulan Solidaritas Palestina, Ketua UAR: Seribu Relawan, Seribu Sumber Kebaikan untuk Palestina
Semarak KNPI Award 2026, 31 Tokoh Nasional Terima Penghargaan, Ini Daftarnya
Dr. Nursanda Rizki Adhari Dorong Kepemimpinan Pemuda Berkarakter di Seminar Nasional FISIP UBB
Ketum DPP KNPI Serukan Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Rakor Bidang Politik dan Keamanan, Mendes Yandri Paparkan Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Momentum Hari Sumpah Pemuda, Inilah Daftar Lengkap Putra Putri Terbaik Bangsa Calon Penerima Penghargaan KNPI Award 2026
Perdana, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Yandri Susanto Tekankan Peran Strategis Pesantren Jaga Moral Bangsa di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:10 WIB

Tidak Boleh Ada yang Kebal Hukum!, Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah Dukung Kapolri Suyudi Ario Seto Usut Tuntas Kasus Penyadapan

Senin, 2 November 2026 - 11:30 WIB

Bulan Solidaritas Palestina, Ketua UAR: Seribu Relawan, Seribu Sumber Kebaikan untuk Palestina

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Semarak KNPI Award 2026, 31 Tokoh Nasional Terima Penghargaan, Ini Daftarnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Dr. Nursanda Rizki Adhari Dorong Kepemimpinan Pemuda Berkarakter di Seminar Nasional FISIP UBB

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Ketum DPP KNPI Serukan Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Berita Terbaru

Serang Raya

Pemkab Serang Seleksi Program Beasiswa bagi Pemuda ke Jepang

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:24 WIB