Serang, — Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Annisa MA Mahesa, kembali melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “4 Pilar Kebangsaan sebagai Penyangga Keamanan Ekonomi di Tengah Tantangan Global.”
Kegiatan ini berlangsung di Rumah Aspirasi Annisa MA Mahesa, Komplek Depag Ciwaru, Cipocok, Kota Serang, dan dihadiri oleh relawan serta simpatisan Partai Gerindra dari Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.
Dalam pemaparannya, Annisa menekankan bahwa tantangan ekonomi global mulai dari perubahan geopolitik, fluktuasi harga komoditas, hingga ketidakpastian rantai pasok dunia memerlukan ketahanan internal bangsa. Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya konsep ideologis, tetapi “penyangga” dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk stabilitas ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketika dunia menghadapi ketidakpastian, kita membutuhkan fondasi yang kuat. Empat Pilar ini bukan hanya pengingat nilai-nilai berbangsa, tetapi benteng yang menjaga kita tetap stabil. Pancasila memberikan arah moral pembangunan ekonomi, UUD 1945 memastikan kepastian hukum, NKRI menjaga sinergi wilayah, dan Bhinneka Tunggal Ika memperkuat solidaritas sosial,” tegas Annisa, Minggu (14/12/2025).
Ia menuturkan bahwa keamanan ekonomi tidak hanya diukur dari indikator makro, tetapi juga dari kemampuan rakyat bertahan menghadapi krisis. Menurutnya, bangsa yang bersatu dan memiliki nilai kebangsaan yang kuat akan lebih tangguh dalam menghadapi tekanan global.
“Kita sering bicara soal pertumbuhan ekonomi, tetapi lupa bahwa yang menjaga ekonomi tetap kokoh justru adalah stabilitas bangsa. Persatuan, kepastian hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila semua itu secara langsung menopang ketahanan ekonomi. Itu sebabnya empat pilar ini relevan, bukan hanya secara ideologis, tetapi juga praktis,” tambahnya.
Annisa juga mengaitkan tema sosialisasi dengan agenda besar pemerintahan Prabowo–Gibran yang menekankan kemandirian ekonomi, penguatan industri dalam negeri, dan ketahanan pangan sebagai langkah strategis menghadapi turbulensi global.
“Keamanan ekonomi bukan sekadar menjaga angka inflasi. Ini tentang membangun kemandirian bangsa. Pemerintah sekarang fokus pada hilirisasi, pangan, dan industri pertahanan. Tapi itu semua tidak akan berjalan baik tanpa karakter kebangsaan yang kokoh dan persatuan rakyat,” ujarnya.
Acara sosialisasi berlangsung interaktif dengan peserta yang menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kondisi ekonomi, peran masyarakat dalam menjaga stabilitas, hingga peluang pembangunan di Kabupaten Serang. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga kekuatan nasional.[red]
Penulis : Imam DJM









