BPKAD Kota Tangerang Tidak Inovatif, Tarsil Jamal : Tidak Bisa Kerja Ganti Saja

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Tangerang – Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, Tasril Jamal menilai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang tidak maksimal dalam mengelola aset-aset yang ada di kota berjuluk seribu industri sejuta jasa, Kota Tangerang.
‎
‎Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, BPKAD Kota Tangerang selama ini tidak punya inovasi dan kreasi dalam mencari potensi-potensi sumber pemasukan asli daerah alias PAD.
‎
‎Tasril mengatakan, bahwa potensi sumber PAD Kota Tangerang tidak terkelola dengan optimal. PAD yang di dapat Kota Tangerang selama ini hanya mengandalkan sektor-sektor yang sudah berjalan. Seperti pajak maupun restibusi.
‎
‎Padahal kata Tasril, di Kota Tangerang banyak potensi-potensi sumber PAD yang bisa dikelola, dimanfaatkan dengan maksimal oleh BPKAD.
‎
‎”Ini karena pengelolaan aset dan manajemen aset belum maksimal dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang khsususnya BPKAD,” kata Tasril kepada awak media ini di DPRD, Kamis (18/06).
‎
‎Ia melihat pengelolaan dan manajemen untuk menghasilkan optimalisasi daripada PAD Kota Tangerang tidak dipikirkan.

“Kalau kepala badan atau Kabidnya enggak maksimal kita ganti. Saya minta itu, aset itu harus maksimal dikelola jadi bagian dari pendapatan,” tegas Tasril.
‎
‎Tasril bilang, bahwa salah satu WTP yang didapatkan oleh Pemerintah Kota Tangerang penilaianya adalah dari aset. Sebabnya Tasril mempertanyakan kalau pengelolaan asetnya tidak maksimal lantas bagaimana?
‎
‎”Ini lho yang membuat saya gemes. Sekarang aset dari peralihan Kabupaten Tangerang ke kota sampai sekarang belum dikejar masih didiamkan. Aset dari fasos fasum pengembang, aset dari Angkasa Pura yang masih konsinyasi di Kejaksaan uangnya ada Rp70 miliar, itu semua jangan didiamkan,” paparnya.
‎
‎Tasril melihat indikasi BPKAD tidak bisa mengelola sumber-sumber PAD salah satunya aset-aset tersebut tidak dikelola dengan cermat.
‎
‎”Karena mereka tidak paham cara kerja. Kedua, mereka tidak mau berusaha maksimal hanya nunggu bola. Eggak kreatif,” kembali Tasrik menegaskan.
‎
‎Terlebih lagi, lanjut dia, saat ini dana transfer dari pusat ke Pemerintah Kota Tangerang dikurangi sebesar Rp402 miliar. Artinya, kata dia, Pemkot Tangerang harus kreatif melakukan inovasi menggali sumber-sumber PAD.
‎
‎”Bukan lagi melakukan efisiensi. Efisiensi mah lagu lama dari tahun kibenen udah efisiensi. Sekarang itu kudu kreatif, inovatif, berani berinovasi jangan diam,” ujar wakil rakyat dapil III ini.
‎
‎”Aset-aset tadi bisa kita maksimalkan, kita bisa bikin hotel. BUMD kita seperti TNG punya hotel, dikelola manajemenya. Kan hasilnya bisa tuh buat PAD. Danau Cipondoh tuh bisa kita kelola juga buat destinasi wisata kuliner,” kata dia lagi.
‎
‎Tasril menambahkan, dari tahun ke tahun yang dilakukan Pemkot Tangerang hanya menghabiskan anggaran lantaran mengandalkan pola kerja kopi paste program/kegiatan dalam mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD).
‎

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Fale wali

Berita Terkait

Purna Tugas, Lurah Kutabaru Dapat Pesan Haru dari Warga
‎‎Sachrudin: Kejurnas Sepatu Roda Lahirkan Atlet yang Bisa Banggakan Indonesia
Baru capai 50,31 Persen, Komisi III Minta Percepatan Serapan Anggaran Lebih Maksimal
Christian Lois DPRD Kota Tangerang Inisiatif Dorong Raperda Toleransi
JHL Group dan Banksasuci Bersihkan Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day
Zamaludin Perjuangkan Penambahan Ruang Kelas SD Negeri Pondok Bahar
Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Kota Tangerang Sigap Dalam Penanganan Bencana
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:28 WIB

Purna Tugas, Lurah Kutabaru Dapat Pesan Haru dari Warga

Sabtu, 26 September 2026 - 13:24 WIB

‎‎Sachrudin: Kejurnas Sepatu Roda Lahirkan Atlet yang Bisa Banggakan Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 16:45 WIB

Baru capai 50,31 Persen, Komisi III Minta Percepatan Serapan Anggaran Lebih Maksimal

Jumat, 25 September 2026 - 14:06 WIB

Christian Lois DPRD Kota Tangerang Inisiatif Dorong Raperda Toleransi

Minggu, 20 September 2026 - 07:00 WIB

JHL Group dan Banksasuci Bersihkan Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day

Berita Terbaru