Gubernur Banten Andra Soni Minta Rumah Sakit Pemprov Banten Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti saat menerima Kunjungan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI). Foto: ist

Gubernur Banten Andra Soni Didampingi Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti saat menerima Kunjungan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI). Foto: ist

Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, rumah sakit Pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan pelayanan kesehatan. Termasuk pelayanan penanganan penderita thalasemia yang selama ini sudah berjalan.

 

Hal itu ditegaskan Andra Soni saat menerima Kunjungan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Cabang Kota Tangerang Selatan di Gedung Negara Provinsi Banten Jl. Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ibu – ibu orang tua penderita thalasemia menyampaikan aspirasi penanganan penderita thalasemia di Provinsi Banten,” ungkapnya.

 

“Alhamdulillah selama ini penanganan sudah berjalan. Dalam perkembangannya tentu banyak hal – hal yang perlu diperbaharui dan ditingkatkan,” tambah Andra Soni.

 

Menurutnya, penderita thalasemia juga membutuhkan perhatian karena mereka juga adalah pejuang kehidupan.

 

“Kita harus bisa bersama – sama membantu, termasuk dengan BPJS Kesehatan,” ucapnya.

 

Dikatakan, rumah sakit Pemprov Banten selama ini sudah menangani serta BPJS Kesehatan juga sudah menanggung. Perlu juga mengkomunikasikan kepada rumah sakit lainnya agar bisa melakukan penanganan kepada penderita thalasemia.

 

Ketua POPTI Cabang Kota Tangerang Selatan Rahma Fari mengaku bersyukur telah diterima menyampaikan aspirasi orang tua penderita thalasemia kepada Gubernur Banten Andra Soni.

 

Dikatakan, pelayanan terhadap penderita thalasemia selama ini sudah baik namun ada harapan yang belum terealisasi yakni pemberian kelasi besi yang dikonsumsi penderita thalasemia seumur hidup.

 

“Itu belum tercover (ditanggung, red) oleh BPJS Kesehatan khususnya di rumah sakit tipe B,” ucap Rahma.

 

Seperti diungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, ada kecenderungan peningkatan penderita thalasemia du nasional dan di Provinsi Banten yg saat ini jumlah penderita thalasemia sebanyak 835 orang. Sehingga perlu dilakukan peningkatan pelayanan penanganan penderita thalasemia di rumah sakit pemerintah maupun swasta.

 

Dikatakan, tantangan pelayanan penderita thalasemia adalah keberadaan dokter spesialis darah. Selain itu, tidak semua Rumah Sakit dapat memberikan layanan Thalasemia dimana dari 135 RS yang ada di banten hanya ada 20 RS yang dapat memberikan penanganan thalasemia dan hanya 14 RS yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

 

Sesuai arahan Pak Gubernur, lanjut Ati, pihaknya mengimbau kepada seluruh rumah sakit untuk turut berkontribusi dalam penanganan dan pencegahan thalasemia.

 

“Dalam upaya preventif, para calon pengantin harus cek kesehatan. Kalau kedua orang tua pembawa sifat, otomatis anaknya menderita thalasemia mayor. Akan memerlukan transfusi darah setiap saat seumur hidupnya,” jelasnya.

 

“Cek kesehatan calon pengantin penting untuk generasi penerus bangsa,” pungkasnya. [Red]

Facebook Comments Box

Penulis : DONI

Berita Terkait

UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan 30 Ton Sampah di Kali Ledug
Forbisda HIPMI Banten, Raka Aditya : Pengusaha Muda Mulai Berperan Sebagai Game Changer
‎PLN UP3 Bintaro Gelar Halal Bihalal Bersama FKWT, Pererat Sinergi dan Kebersamaan
Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang
Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras
‎Mahasiswa Dan Aktivis Desak Penegakan Perbup No. 12, Ancam Aksi Lebih Besar Jika Portal Tak Dipasang 19 April 2026 ‎
Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang Tanam 5.000 Mangrove
Targetkan Naik Kelas, Pemkot Tangerang Gelar Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:12 WIB

UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan 30 Ton Sampah di Kali Ledug

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:54 WIB

Forbisda HIPMI Banten, Raka Aditya : Pengusaha Muda Mulai Berperan Sebagai Game Changer

Kamis, 30 April 2026 - 15:34 WIB

‎PLN UP3 Bintaro Gelar Halal Bihalal Bersama FKWT, Pererat Sinergi dan Kebersamaan

Rabu, 29 April 2026 - 21:08 WIB

Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras

Berita Terbaru

Sidang Isbat Idul Adha 2026 digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No 6, Jakarta Pusat. Foto: ist

Nasional

Lebaran Idul Adha Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:48 WIB