TANGERANG-DPRD Kota Tangerang melalui Komisi IV memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kali, di tengah masih terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Ciledug dan Periuk.
Upaya yang dilakukan adalah memastikan langkah kesiapsiagaan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berjalan optimal dalam mengantisipasi risiko banjir dan bencana hidrometeorologi.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Mochamad Pandu menyampaikan, bahwa respons cepat BPBD bersama petugas gabungan dalam menangani genangan di beberapa kecamatan perlu diimbangi dengan langkah pencegahan yang berkelanjutan, terutama di kawasan bantaran sungai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memastikan warga yang tinggal di sisi bantaran sungai dan kali menjadi prioritas perlindungan. Penanganan darurat sudah berjalan baik, namun pencegahan harus terus diperkuat agar risiko banjir tidak berulang,” ujarnya saat dihubungi Selasa (13/01/26).
Ia menekankan pentingnya peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang untuk menjaga fungsi infrastruktur pengendalian banjir agar tetap optimal.
Menurutnya, pemeliharaan drainase, normalisasi sungai, serta pengecekan turap dan tanggul harus dilakukan secara rutin, khususnya di wilayah rawan genangan.
“Kami menekankan kepada Dinas PUPR agar memastikan saluran drainase dan aliran sungai dalam kondisi bersih dan berfungsi maksimal, termasuk mengantisipasi sedimentasi dan penyempitan alur air yang dapat memicu luapan,” tegasnya.
Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Tangerang juga mendorong penguatan koordinasi antara BPBD, Dinas PUPR, dan perangkat wilayah untuk melakukan pemantauan intensif terhadap tinggi muka air sungai, seiring masih adanya tren peningkatan debit air.
“Pengawasan akan terus kami lakukan agar seluruh OPD terkait sigap, terkoordinasi, dan responsif. Tujuannya satu, memastikan masyarakat, khususnya di bantaran sungai dan kali, tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu akibat banjir,” pungkas Pandu. (*)
Penulis : Fale wali









