Rahasia Aman Berutang, Annisa Mahesa: Niat yang Baik Diiringi dengan Perencanaan yang Baik Pula

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Annisa M.A. Mahesa saat Menjadi Narasumber Talkshow Srikandi Inspiratif bertema “Perempuan Berdaya dan Cerdas Finansial Menyongsong Masa Depan Sejahtera” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) di Gedung Dhanapala, Jakarta, Senin (21/4). Foto: ist

Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Annisa M.A. Mahesa saat Menjadi Narasumber Talkshow Srikandi Inspiratif bertema “Perempuan Berdaya dan Cerdas Finansial Menyongsong Masa Depan Sejahtera” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) di Gedung Dhanapala, Jakarta, Senin (21/4). Foto: ist

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Annisa M.A. Mahesa, menegaskan edukasi keuangan merupakan pondasi utama dalam pengambilan keputusan berutang secara bijak, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Hal tersebut disampaikannya dalam Talkshow Srikandi Inspiratif bertema “Perempuan Berdaya dan Cerdas Finansial Menyongsong Masa Depan Sejahtera” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (P2MI) di Gedung Dhanapala, Jakarta, Senin (21/4).

Dalam pemaparannya, Annisa menyoroti berbagai praktik berutang yang tidak bijak di masyarakat, terutama melalui pinjaman online, yang kerap digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Menurutnya, pola konsumsi seperti ini dapat menjerumuskan individu dalam siklus utang yang merugikan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya pinjaman seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, seperti modal usaha. Namun, meski tujuannya baik, berutang tetap harus disertai dengan perencanaan matang.

“Kalau misalnya tidak ada pembiayaan (utang) tentu akan susah untuk permodalan. Ada yang niat awalnya baik berutang untuk modal, namun tidak dibarengi dengan perencanaan yang baik akhirnya boncos,” ujar Annisa.

Ia juga mengajak para PMI untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai fasilitas edukasi keuangan yang telah disediakan pemerintah, seperti situs informasi resmi dan layanan konsultasi melalui Call Center OJK. Annisa menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap praktik pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang banyak menyasar kelompok rentan, termasuk PMI.

Sebagai bagian dari komitmen negara, Annisa mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai akses pembiayaan legal dan terjangkau bagi PMI, di antaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus PMI, pembiayaan dari PT Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), perbankan milik negara, serta koperasi legal yang diawasi langsung oleh OJK dan Bank Indonesia.

Menutup sesi talkshow dalam rangka peringatan Hari Kartini, Annisa kembali menegaskan peran penting literasi keuangan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, terutama bagi perempuan PMI yang menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

“Maka, mulailah dari diri sendiri, pelajari lah keuangan yang baik dan benar supaya tidak terjerumus dari pilihan-pilihan yang kita buat sendiri. Bangunlah masa depan dengan keputusan-keputusan finansial yang bijak karena hidup kita masih panjang, kita yang bertanggung jawab untuk hidup kita sendiri”, pungkasnya.[red]

Facebook Comments Box

Penulis : Imam DJM

Berita Terkait

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI
Ketum DPP KNPI Harap Polri Makin Presisi, Pemuda Siap Perkuat Kolaborasi
Terima IKA BEM Nusantara, Wapres Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara
Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan
Perkenalkan Potensi Investasi di Banten ke Presiden Jerman, H.Rifky Hermiansyah Dampingi Presiden Prabowo
Wapres Ajak Mahasiswa Kawal Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDMP Lewat Kunjungan ke Ende, Gorontalo, dan Papua
Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres
Terima Perwakilan Mahasiswa, Wapres Tegaskan Komitmen Perbaiki Berbagai Kekurangan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 17:56 WIB

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:03 WIB

Ketum DPP KNPI Harap Polri Makin Presisi, Pemuda Siap Perkuat Kolaborasi

Senin, 22 Juni 2026 - 19:25 WIB

Terima IKA BEM Nusantara, Wapres Ajak Alumni Mahasiswa Bergandengan Tangan Bangun Bangsa dan Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:21 WIB

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:58 WIB

Perkenalkan Potensi Investasi di Banten ke Presiden Jerman, H.Rifky Hermiansyah Dampingi Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Nasional

Ahmad Chalil Gibran Resmi Mencalonkan Ketua Umum PB SEMMI

Senin, 6 Jul 2026 - 17:56 WIB

Tangerang Raya

Ketua DPW Banten Apresiasi Gelaran Muscab Ke-VII PPP Kota Tangerang

Senin, 6 Jul 2026 - 01:21 WIB