Serang, – Anggota DPR RI sekaligus anggota MPR RI dari Partai Gerindra, Annisa MA Mahesa, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama para relawan dan simpatisan Gerindra dari Kecamatan Curug, Kota Serang. Acara digelar di Rumah Aspirasi Annisa MA Mahesa, Kompleks Depag Ciwaru, Cipocok, Kota Serang.
Dalam sosialisasi kali ini, Annisa mengangkat tema:“4 Pilar Kebangsaan sebagai Pedoman Implementasi Program Makan Bergizi Gratis dan Pengentasan Kemiskinan.”
Kegiatan ini menjadi ruang dialog penting mengenai bagaimana nilai-nilai fundamental bangsa dapat diterjemahkan ke dalam program kebijakan nyata, khususnya program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan agenda pengentasan kemiskinan yang menjadi fokus pemerintah hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam paparannya, Annisa menegaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep normatif, tetapi merupakan pedoman praktis dalam merancang dan melaksanakan kebijakan publik.
“Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI adalah pedoman moral sekaligus kerangka konstitusional yang memastikan setiap program pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Annisa.
Ia menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, sangat selaras dengan sila ke-5 Pancasila mengenai keadilan sosial. Menurutnya, memastikan anak-anak mendapatkan makanan sehat setiap hari bukan hanya intervensi kesehatan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Melalui program MBG kita ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kelaparan, kekurangan gizi, atau terhambat tumbuh kembangnya karena faktor ekonomi. Ini implementasi langsung dari keadilan sosialdan 4 Pilar mengamanatkan negara untuk hadir mengatasi ketimpangan,” tambahnya.
Annisa juga menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak boleh dipandang sebagai program rutin, tetapi sebagai mandat konstitusional.“Pasal-pasal dalam UUD 1945 dengan tegas memerintahkan negara untuk memajukan kesejahteraan umum. Artinya, setiap kebijakan termasuk yang menyangkut anggaran wajib memastikan rakyat kecil mendapatkan manfaat paling besar,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa Gerindra mendorong agar program-program kerakyatan disusun berbasis data, tepat sasaran, dan memastikan partisipasi masyarakat sehingga efeknya terasa nyata hingga ke tingkat keluarga.
“Kalau kita ingin mengakhiri kemiskinan, maka kebijakan tidak boleh berhenti di atas kertas. 4 Pilar menuntun kita untuk bekerja dengan nurani, dengan keberpihakan, dan dengan semangat persatuan agar program-program ini berjalan efektif,” tegas Annisa.
Dalam sesi dialog, para relawan menyampaikan aspirasi terkait implementasi program MBG di Kota Serang. Annisa menegaskan bahwa masukan dari masyarakat adalah bagian penting dari prinsip musyawarah dan gotong royong yang terkandung dalam 4 Pilar.
“Relawan dan masyarakat adalah mata dan telinga kami di lapangan. Implementasi kebijakan yang berkeadilan hanya akan berhasil kalau dibangun dari bawah ke atas. Ini bagian dari semangat kebangsaan kita,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama seluruh peserta. Annisa menggarisbawahi bahwa sosialisasi 4 Pilar akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari tugas konstitusional MPR RI dan komitmen penguatan nilai kebangsaan di tingkat masyarakat.[red]









