Tiga Tahun Mangkrak, MDT Nurul Iman Padek Akhirnya Dapat Perhatian Pemkot Serang

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANGKOTA — Nasib memprihatinkan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Nurul Iman di Kampung Padek, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Bangunan madrasah yang mangkrak selama tiga tahun itu ditinjau langsung oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kamis 10 September 2026.

Mengenakan kemeja merah, Budi melihat langsung kondisi fisik bangunan yang hingga kini belum dapat digunakan secara layak. Kedatangannya disambut pengurus yayasan dan masyarakat sekitar madrasah.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan siswa MDT Nurul Iman selama ini terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di rumah-rumah warga maupun majelis taklim akibat keterbatasan ruang kelas.

Dalam kunjungannya, Budi turut memberikan bantuan finansial secara pribadi untuk mendorong kembali pembangunan madrasah yang sempat terhenti.

Budi mengatakan, keberadaan lahan MDT Nurul Iman memiliki nilai sejarah dan sosial yang kuat bagi masyarakat setempat. Tanah tersebut merupakan wakaf yang sejak awal diperuntukkan bagi kepentingan umat, khususnya pendidikan keagamaan.

“Kebetulan kakek dari pengurus yayasan mewakafkan tanah ini untuk kebutuhan umat dengan membangun madrasah,” kata Budi.

Menurutnya, lahan tersebut juga pernah dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan formal masyarakat sekitar.

“Zaman dahulu tempat ini juga sempat ditumpangi untuk kegiatan Sekolah Dasar (SD),” ujarnya.

Melihat kondisi madrasah yang memprihatinkan, Budi memastikan Pemkot Serang akan membantu menyelesaikan persoalan administratif yang berkaitan dengan yayasan agar proses pembangunan dapat kembali berjalan.

Ia juga menyerahkan bantuan dari kantong pribadinya sebagai bentuk kepedulian sekaligus pemantik agar pembangunan MDT Nurul Iman dapat dilanjutkan.

“Kita akan urus administrasinya. Ada juga sedikit sumbangan pribadi dari saya untuk pembangunan, insyaallah mudah-mudahan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tegasnya.

Mangkraknya pembangunan madrasah ternyata turut berdampak terhadap keberlangsungan pendidikan puluhan anak di lingkungan tersebut.

Pengurus Yayasan MDT Nurul Iman, Ustaz Ja’far, mengatakan jumlah siswa mengalami penurunan drastis karena tidak tersedianya ruang belajar yang memadai.

“Dulu murid kami lebih dari seratus orang. Karena tidak ada bangunan dan harus menumpang belajar di rumah warga atau majelis taklim, jumlah murid menyusut menjadi sekitar lima puluh anak,” ungkap Ja’far.

Ia mengaku bersyukur atas kedatangan Wali Kota Serang ke madrasah yang selama ini mereka perjuangkan pembangunannya secara mandiri.

Menurut Ja’far, selama tiga tahun terakhir pembangunan terhenti karena yayasan kesulitan mendapatkan biaya. Selama itu pula pihaknya mengandalkan bantuan masyarakat dan para donatur.

“Selama tiga tahun pembangunan terhenti total karena terkendala dana. Kami belum pernah mendapat dana hibah dari Pemkot Serang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Selama ini kami murni mengandalkan donatur dari jemaah pengajian,” paparnya.

Ia berharap perhatian Pemkot Serang dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali pembangunan madrasah sekaligus mengembalikan semangat belajar anak-anak di Kampung Padek.

Bantuan yang diterima nantinya akan diprioritaskan untuk pembangunan fasilitas dasar. Tahap awal ditargetkan menyelesaikan tiga ruang kelas utama serta satu ruang kantor guru.

Dengan tersedianya ruang belajar yang layak, pihak yayasan berharap para siswa tidak lagi harus berpindah-pindah tempat saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Kami berharap pembangunan bisa kembali berjalan sehingga anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan jumlah siswa yang sempat berkurang dapat kembali bertambah,” kata Ja’far.(red)

Facebook Comments Box

Penulis : Fale wali

Berita Terkait

Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Wali Kota Serang Tinjau Pelatihan 200 Calon Pengemudi Becak Listrik Bantuan Prabowo
Bupati Serang Jadikan Ponpes Al Markaz Percontohan Pemberdayaan Ekonomi Agro Eduwisata
Wujudkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing, Pemkot Serang Resmi Luncurkan Program Serang Cerdas
Sinergi Pemkot Serang dan Ulama pada Hari Santri 2026, Perkuat Visi Wujudkan Kota Pendidikan
Tingkatkan Usaha Warga, Wali Kota Serang Budi Rustandi Salurkan Bantuan Modal UMKM dari Gubernur Banten Andra Soni
Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat, Wali Kota Serang Budi Rustandi Resmikan Infrastruktur Jalan, Drainase, TPT dan Renovasi Masjid
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Serang Ajak Kuatkan Menuntut Ilmu untuk Berinovasi dan Berkarya
Apresiasi Pandangan Fraksi-fraksi DPRD, Bupati Serang Pastikan Regulasi Sesuai Kepentingan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Wali Kota Serang Tinjau Pelatihan 200 Calon Pengemudi Becak Listrik Bantuan Prabowo

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bupati Serang Jadikan Ponpes Al Markaz Percontohan Pemberdayaan Ekonomi Agro Eduwisata

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Wujudkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing, Pemkot Serang Resmi Luncurkan Program Serang Cerdas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:48 WIB

Sinergi Pemkot Serang dan Ulama pada Hari Santri 2026, Perkuat Visi Wujudkan Kota Pendidikan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Tingkatkan Aksesibilitas Masyarakat, Wali Kota Serang Budi Rustandi Resmikan Infrastruktur Jalan, Drainase, TPT dan Renovasi Masjid

Berita Terbaru