Kota Tangerang – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menyelenggarakan pelatihan tata boga yang diikuti oleh 100 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Pelatihan ini dilaksanakan di SMKN 3 Kota Tangerang, Selasa (15/7/2025).
Langkah tersebut merupakan wujud nyata dari bentuk komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat rentan di Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis di bidang kuliner agar mampu mandiri secara ekonomi, baik dengan bekerja di sektor industri makanan maupun membuka usaha kuliner sendiri.
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah nyata dari Dinsos dalam mendukung keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya memberikan bantuan tunai melalui APBN dan APBD, pihaknya juga fokus memberikan bekal keterampilan jangka panjang bagi PPKS.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin para peserta memiliki kemampuan langsung guna meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Mulyani.
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini mencakup materi seperti teknik dasar memasak, pengolahan makanan sehat, manajemen dapur, serta simulasi usaha kuliner berbasis rumahan.
Dari total 202 pendaftar, hanya 100 peserta yang lolos verifikasi dan seleksi, guna memastikan program ini tepat sasaran.
“Seleksi ini penting agar peserta benar-benar serius dan membutuhkan. Dengan begitu, hasil pelatihan bisa optimal dan dirasakan langsung manfaatnya,” tambah Mulyani.
Instruktur pelatihan merupakan para profesional bersertifikat dari kalangan pelaku industri kuliner. Mereka menghadirkan pembelajaran full praktik dengan dukungan fasilitas dapur berstandar di SMKN 3 Kota Tangerang.
Kepala SMKN 3 Kota Tangerang, Sri Sulastri, mengatakan bahwa pelatihan ini memanfaatkan fasilitas dan pengajar profesional yang tersedia di sekolahnya yang telah menerapkan sistem Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD).
“Kami siap menjadi mitra dalam mendukung pelatihan berbasis keahlian di bidang perhotelan, kecantikan, hingga tata boga. Program ini sangat strategis untuk membuka peluang kerja maupun usaha baru bagi warga,” kata Sri Sulastri.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Pemkot Tangerang untuk mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial dan meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok rentan secara nyata. [Red]
Penulis : DONI









