DPW JPMI Banten Soroti Dugaan KKN dan Politisasi Program PUPR di BBWSC3, Siap Gelar Aksi Jilid II

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JPMI Banten, Entis Sumantri atau Tayo saat Orasi didepan Gedung BBWSC3. Foto: ist

Ketua JPMI Banten, Entis Sumantri atau Tayo saat Orasi didepan Gedung BBWSC3. Foto: ist

Serang – Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (DPW. JPMI Banten) kembali menyuarakan keprihatinan atas dugaan pelanggaran integritas dalam pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025, khususnya di wilayah kerja Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) Provinsi Banten,  Selasa (05/08/2025).

 

 

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPW. JPMI menegaskan sebagai bagian dari elemen civil society dan kontrol sosial, JPMI Banten mengungkapkan adanya dugaan kuat praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) yang sistematis serta politisasi proyek pada pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Pandeglang.

 

Dari hasil kajian dan advokasi yang dilakukan, ditemukan indikasi bahwa penerima program bantuan diduga dikenakan setoran proyek sebesar 20% hingga 30% oleh oknum yang berkaitan dengan salah satu partai politik dan anggota DPR RI dapil Pandeglang-Lebak.

 

 

Entis Sumantri kordinator Aksi JPMI Banten, menyoroti kurangnya keterbukaan dan akuntabilitas BBWSC3 Banten. Meskipun telah beberapa kali mengajukan permohonan audiensi dan pengaduan resmi, pihak BBWSC3 dinilai enggan berdialog dan bahkan terkesan menghindar.

 

“Kondisi ini memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan program bantuan yang semestinya digunakan untuk memberdayakan masyarakat dan para petani. ” Ungkapnya.

 

 

Tercatat, terdapat sekitar 62 titik lokasi penerima program di Kabupaten Pandeglang dengan anggaran masing-masing senilai Rp195 juta, sehingga total nilai anggaran yang dikelola di wilayah tersebut mencapai lebih dari Rp12 miliar.

 

JPMI Banten menilai program ini sarat kepentingan politik dan jauh dari semangat transparansi dan pemberdayaan para petani dan masyarakat “, ungkap Tayo sapaan Akrab korlap

 

Adapun tuntutan yang kami sampaikan adalah :

 

1. Kementerian PUPR RI Usut tuntas dugaan politisasi program P3-TGAI oleh oknum anggota DPR RI Dapil Pandeglang–Lebak. Yang diduga janggal

 

 

2. Selidiki dugaan setoran proyek kepada oknum BBWSC3 dan pihak koordinator proyek yang diduga bekerja sama dengan elit politik.

 

 

3. Bongkar dugaan konspirasi KKN dalam proyek P3-TGAI serta program lain seperti PAMSIMAS, SANIMAS, dan PISEW.

 

 

4. Tuntut netralitas seluruh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dalam pelaksanaan program.

 

 

5. Desak Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Polda Banten dan Kejati Banten untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

 

 

6. Mendesak Kementerian PUPR RI menjatuhkan sanksi tegas kepada BBWSC3 Banten.

 

 

7. Meminta Presiden RI dan Menteri PUPR untuk memberhentikan Kepala BBWSC3 Banten atas dugaan keterlibatan dan kelalaian dalam pengawasan.

 

 

8. Desak Kejagung, Kejati Banten, dan Polda Banten memeriksa oknum koordinator proyek serta pihak legislatif yang diduga terlibat dalam praktik KKN.

 

Rencana Aksi Lanjutan

 

Entis menyampaikan sebagai bentuk konsistensi dalam perjuangan melawan praktik-praktik koruptif dan politisasi kebijakan publik, DPW JPMI Banten menyatakan siap melaksanakan Aksi Demonstrasi Jilid II di depan Kementerian PUPR RI, Dan DPR RI dalam waktu dekat.” Ungkapnya

 

 

“Pemerintah seharusnya mempermudah akses masyarakat terhadap program bantuan, bukan malah mempersulit dengan praktik setoran liar dan kepentingan politik. Jika dibiarkan, ini menjadi bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat.” Tandasnya Entis Sumantri kordinator JPMI Banten

 

Kontak dan Penanggung Jawab Aksi:

 

Entis Sumantri (Tayo) – Koordinator Lapangan I DPW JPMI Banten – 0857-7064-6619

 

Yandi (Bolang) – Koordinator Lapangan II DPW JPMI Banten

 

Hidup Mahasiswa! Hidup Pemuda! Hidup Masyarakat!

Bangkit Melawan atau Diam Tertindas!

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang Tanam 5.000 Mangrove
Targetkan Naik Kelas, Pemkot Tangerang Gelar Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak
Syamsuri Himbau Pelajar Memanfaatkan Masa Libur Sekolah Dengan Kegiatan Positif dan Bermanfaat
Dampingi Menteri LH Korve di Royal Baroe, Sekda Banten: Komitmen Wujudkan Indonesia ASRI
Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten
Piket di Pelabuhan Merak, Gubernur Andra Soni Pastikan Kelancaran Mudik 2026
Gubernur Andra Soni Lepas 990 Peserta Program Mudik Gratis Pemprov Banten
Sehat Dijalan Liburan Aman, Dinkes Banten Siagakan 80 Pos Kesehatan Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:27 WIB

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang Tanam 5.000 Mangrove

Kamis, 2 April 2026 - 15:15 WIB

Targetkan Naik Kelas, Pemkot Tangerang Gelar Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:51 WIB

Syamsuri Himbau Pelajar Memanfaatkan Masa Libur Sekolah Dengan Kegiatan Positif dan Bermanfaat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:02 WIB

Dampingi Menteri LH Korve di Royal Baroe, Sekda Banten: Komitmen Wujudkan Indonesia ASRI

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:36 WIB

Andra Soni Percepat Rencana Pembangunan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

Berita Terbaru

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang saat aksi penanaman 5.000 bibit mangrove rhizhopora sp atau bakau di Tangerang Mangrove Centre, Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. Foto: BantenPos.id

Banten

Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang Tanam 5.000 Mangrove

Rabu, 15 Apr 2026 - 18:27 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Supiani. Foto: ist

Tangerang Raya

Komisi IV Usulkan Penerapan RDF di Setiap Kecamatan

Selasa, 14 Apr 2026 - 05:54 WIB