Waspada Politik Adu Domba, Bepro Banten Minta Masyarakat Menahan Diri

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Beyond Professional (BEPRO) Banten, Raka Aditya. Foto: Ist

Ketua Beyond Professional (BEPRO) Banten, Raka Aditya. Foto: Ist

TANGERANG – Kerusuhan yang akhir akhir ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia mendapat perhatian Ketua Beyond Professional (BEPRO) Banten, Raka Aditya. Raka pun meminta seluruh pemuda dan elemen masyarakat di Banten tidak mudah terprovokasi dengan ajakan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah persatuan.

 

Ketua Beyond Professional (BEPRO) Banten, Raka Aditya mengatakan, dirinya berduka melihat situasi dan kondisi yang saat ini melanda di Indonesia. Terlebih salah seorang pengemudi ojek online menjadi korban meninggal dunia dalam aksi demonstasi di Gedung DPR RI beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pertama tama saya mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa terkait atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir. Ada korban jiwa baik yang berasal dari massa demonstrasi dan juga petugas dari kepolisian,” ujarnya kepada awak media Senin 1 September 2025.

 

Raka pun meminta para pemuda dan masyarakat di Banten kini lebih berhati hati dan waspada dalam menyaring informasi yang diperoleh khusushnya dari media sosial. Terlebih, saat ini banyak oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi untuk mengadu domba demi mendapatkan keuntungan pribadi. Alhasil, jika mudah terprovokasi dan tidak bijak bermedia sosial masyarakat yang akan menjadi korbannya.

 

“Hati hati terhadap divide et impera (politik adu domba) atau adanya intervensi oknum yang tidak bertanggung jawab yang tidak terima jika bangsa Indonesia menjadi lebih baik, lebih sejahtera lagi kedepannya. Para oknum tersebut akan memainkan framing media yang buruk, merusak mental penerus bangsa, merusak penegak hukum, menyebar narasi pesimisme akan masa depan bangsa,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Raka pun mengajak masyarakat untuk menahan diri dan mempercayakan kepada pemerintah untuk meyelesaikan masalah tersebut.

 

“Rakyat jaga rakyat, tetap percaya dan serahkan kepada pemerintah yang pasti dalam hal ini akan segera membereskan apa yg perlu dibereskan,” pungkasnya. [Red].

Facebook Comments Box

Penulis : Fale Wali

Berita Terkait

Ketum DPP KNPI Serukan Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Rakor Bidang Politik dan Keamanan, Mendes Yandri Paparkan Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Momentum Hari Sumpah Pemuda, Inilah Daftar Lengkap Putra Putri Terbaik Bangsa Calon Penerima Penghargaan KNPI Award 2026
Perdana, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Yandri Susanto Tekankan Peran Strategis Pesantren Jaga Moral Bangsa di Era Digital
Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah Ajak Pemuda Jadi Perekat Persatuan di Hari Santri 2026
Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, IKA BEM Nusantara dan DPP KNPI siap Berkolaborasi
Peduli Lingkungan Hidup, CEO JHL Group Venny F. Hermawan Raih Penghargaan Tokoh Perempuan Inspiratif

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Ketum DPP KNPI Serukan Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Rakor Bidang Politik dan Keamanan, Mendes Yandri Paparkan Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:47 WIB

Perdana, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Mendes Yandri Susanto Tekankan Peran Strategis Pesantren Jaga Moral Bangsa di Era Digital

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah Ajak Pemuda Jadi Perekat Persatuan di Hari Santri 2026

Berita Terbaru