Respon Cepat, Jenguk Korban Keributan Final Sepak Bola, Wali Kota Serang Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Medis

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANGKOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberikan respons cepat dalam penanganan medis bagi warga yang menjadi korban perselisihan antarpenonton pada laga final turnamen sepak bola tingkat Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Pancalaksana, Kecamatan Curug.

Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung menjenguk pasien di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) sekaligus memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Insiden tersebut terjadi saat pertandingan yang digelar di Lapangan Rajawela, Kampung Pasirhuni.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat luka serius yang dideritanya, korban harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat.

Keputusan Pemkot Serang menanggung biaya pengobatan diambil mengingat kondisi keluarga korban yang berstatus masyarakat tidak mampu.

Mengingat keterbatasan peralatan untuk tindakan operasi di RSDP, Budi mengambil langkah proaktif dengan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Pemerintah akan membantu penuh. Pasien ditangani di Rumah Sakit (RS) Hermina karena alat di sini tidak memadai,” katanya. 

“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan pihak RS Hermina agar segera ditangani,” kata Budi saat melakukan kunjungan.

Sebagai bentuk kepedulian tambahan, Pemkot Serang turut menyerahkan bantuan uang tunai guna meringankan beban operasional keluarga selama mendampingi pasien.

Budi juga telah menginstruksikan dinas terkait untuk mengawal seluruh proses administrasi rujukan pasien ke RS Hermina hingga tuntas.

Menyikapi pemicu luka korban, Budi meminta agar konflik antarkampung tersebut diselesaikan melalui jalur musyawarah kekeluargaan.

Ia berharap insiden kekerasan ini menjadi evaluasi bagi warga dan diupayakan agar tidak memanjang hingga ke ranah hukum.

Budi mengingatkan bahwa penyelenggaraan kompetisi olahraga di tengah masyarakat pada dasarnya berfungsi sebagai ajang penjaringan bibit atlet potensial dan wadah pemersatu, bukan pemicu konflik sosial.

Olahraga itu bertujuan mencari kebersamaan dan silaturahmi, bukan sekadar mengejar kemenangan,” katanya.

“Jangan sampai karena memaksakan dukungannya harus menang, timbul miskomunikasi yang akhirnya memicu keributan antarpenonton,” tuturnya.(red)

Facebook Comments Box

Penulis : Fale wali

Berita Terkait

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkot Serang Lantik Pejabat Administrator hingga Fungsional
Dibawah Arahan Wali Kota Budi Rustandi, Tren PAD Kota Serang Konsisten Meningkat, Wujudkan Kemandirian Fiskal
Tiga Tahun Mangkrak, MDT Nurul Iman Padek Akhirnya Dapat Perhatian Pemkot Serang
Pemkot Serang dan Kejari Serang Pastikan Anak Korban Penelantaran Dapat Kepastian Hukum
Luar Biasa, Pemkot Serang Borong Lima Penghargaan Kepegawaian dari BKN
Wali Kota Serang Bagikan Masker Gratis di Tengah Serangan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak
KPK Sebut Kemampuan Fiskal Kota Serang Meningkat, Pemkot Punya Ruang Lebih Besar untuk Pembangunan
Lampaui Target RPJMD, PAD Kota Serang 2026 Diproyeksikan Rp553,24 Miliar

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:22 WIB

Respon Cepat, Jenguk Korban Keributan Final Sepak Bola, Wali Kota Serang Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Medis

Kamis, 10 September 2026 - 20:31 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkot Serang Lantik Pejabat Administrator hingga Fungsional

Kamis, 10 September 2026 - 15:23 WIB

Dibawah Arahan Wali Kota Budi Rustandi, Tren PAD Kota Serang Konsisten Meningkat, Wujudkan Kemandirian Fiskal

Kamis, 10 September 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Serang dan Kejari Serang Pastikan Anak Korban Penelantaran Dapat Kepastian Hukum

Kamis, 10 September 2026 - 12:03 WIB

Luar Biasa, Pemkot Serang Borong Lima Penghargaan Kepegawaian dari BKN

Berita Terbaru