Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Aktivis Kalung Desak Get Out Oligo

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Lingkungan Hidup Kalung membentangkan spanduk Get Out Oligo di TPA Rawakucing. Foto: ist

Aktivis Lingkungan Hidup Kalung membentangkan spanduk Get Out Oligo di TPA Rawakucing. Foto: ist

Kota Tangerang – Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) yang konsern dalam mendorong percepatan pelaksanaan PSEL di Kota Tangerang mendesak PT Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) untuk hengkang dari Proyek Strategis Nasional tersebut. Pasalnya hingga saat ini Juni 2025 PSEL belum juga Beroperasi.

‎”Get Out Oligo!, PSEL Kota Tangerang harus segera beroperasi, TPA Rawakucing sudah sangat mengkhawatirkan dan overload,” tegas koordinator Kalung, Ade Yunus saat melakukan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, di TPA Rawakucing, Neglasari Kota Tangerang, Kamis (05/06).

‎Ade berharap pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat mengambil alih segera pelaksanaan PSEL Kota Tangerang yang terkesan mandeg dan tidak ada progress hingga tahun 2025.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Kalau tidak mampu, silahkan hengkang, kami harap segera Danantara ambil alih, PSEL harus segera beroperasi secepat-cepatnya, Perpres 35/2018 itu percepatan bukan memperlambat,” ujar dia.

‎Untuk diketahui Kota Tangerang merupakan Kota pertama di Provinsi Banten yang melaksanakan Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) usai ditandantanganinya MoU antara Pemkot Tangerang dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara pada 09 Maret 2022 silam.

‎Namun, sejak ditandatanganinya MoU, pemenang tender PT Oligo Infra Swarna Nusantara baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Addendum AMDAL dan terakhir penataan Gunungan sampah pada September 2024 lalu.

‎Proyek dengan nilai investasi sebesar Rp2,585 triliun atau setara $184,65 juta dolar AS tersebut ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.

‎Padahal sesuai target pada tahun 2025 fasilitas PSEL tersebut harusnya sudah bisa beroperasi namun hingga saat ini belum nampak aktivitas pembangunan fasilitas di TPA Rawa Kucing. Padahal proyek tersebut sangat mendesak mengingat kondisi TPA Rawa Kucing sudah hampir over kapasitas. [Red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Kota Tangerang Sigap Dalam Penanganan Bencana
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan
Lampaui Target RPJMD, PAD Kota Serang 2026 Diproyeksikan Rp553,24 Miliar
Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang, Bakal Dihadiri Wali Kota dan Dua Ribu Anggota
Ayo Saksikan! Adu Ketangkasan Fire Fighter Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn 29 Agustus
Inilah Profil Diana Rosiyana, Pengganti PAW Almarhum Rusdi
Polsek Karawaci Tangkap Pelaku Curanmor, Penadah Ikut Diamankan
Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Tramadol dan Hexymer Disita

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Kota Tangerang Sigap Dalam Penanganan Bencana

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan

Rabu, 2 September 2026 - 11:26 WIB

Lampaui Target RPJMD, PAD Kota Serang 2026 Diproyeksikan Rp553,24 Miliar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang, Bakal Dihadiri Wali Kota dan Dua Ribu Anggota

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Ayo Saksikan! Adu Ketangkasan Fire Fighter Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn 29 Agustus

Berita Terbaru