Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni, Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya

Gubernur Banten Andra Soni, Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya

Serang – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya di Puri Salakanagara Jl Raya Serang – Pandeglang, Cadasari, Kabupaten Pandeglang (8/6/2025). Pertemuan itu mengambil tema Banten Kudu Maju.

Andra Soni mengatakan, dirinya sedang melaksanakan visi dan misinya menjadi Gubernur Banten.

“Sebagaimana disampaikan Pak Tryana, cita – cita Provinsi Banten berdiri adalah untuk mengurangi orang miskin. Supaya masyarakat Banten tidak miskin,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya meyakini, bahwa pendidikan adalah satu cara untuk mengurangi dan mencabut kemiskinan. Maka salah satu misi saya adalah pendidikan gratis.

Andra Soni mengaku bersyukur bahwa setelah dirinya dilantik tidak perlu menunggu satu tahun untuk dapat melaksanakan program untuk visi dan misinya.sebagai Gubernur Banten.

“Alhamdulillah, Program Sekolah Gratis Provinsi Banten bisa dilaksanakan pada Tahun Ajaran Baru 2025,” pungkasnya.

Dikatakan, Program Sekolah Gratis menyasar kelas 10 dulu. Pasalnya, Program Sekolah Gratis tidak boleh masuk ke kelas yang sudah bayar. Program Sekolah Gratis menggratiskan SPP, buku, uang pangkal, hingga uang gedung. Kedua, sekaligus untuk mengevaluasi tidak mungkin suatu program langsung sempurna.

“Kita mau disebut pemula. Saya tidak anti kritik, anti koreksian. Silakan. Karena ide kita belum tentu 100 persen, tapi paling tidak mau berusaha,” ucap Andra Soni.

Andra Soni mengaku bersyukur dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menggratiskan sekolah SD dan SMP di swasta. “Kita sudah SMA,” ucapnya.

Menurutnya substansinya adalah daya tampung sekolah SMA/SMK negeri terbatas, tidak mampu menampung lulusan SMP. Sementara masyarakat berorientasi menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri karena gratis. Meski demikian, Pemprov Banten tetap membangun ruang kelas dan sekolah baru.

“Melalui Program Sekolah Gratis, tidak lagi ada titip menitip masuk sekolah negeri. Titip menitip awal mula korupsi,” tegas Andra Soni.

Diungkapkan ada 811 SMA/SMK swasta yang berpartisipasi dalam Program Sekolah Gratis. Andra Soni tegaskan, Pemprov Banten mampu selenggarakan pembiayaan Program Sekolah Gratis. “Provinsi Banten dengan kemandirian fiskal tertinggi di Indonesia. 70 persen lebih pembiayaan Pemprov Banten bersumber dari pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Sementara untuk warga yang benar – benar miskin dan masuk dalam data Kementerian Sosial Republik Indonesia, saat ini sedang dirintis sekolah rakyat.

Andra Soni juga paparkan efisiensi yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten melalui pengurangan perjalanan dinas ke luar negeri, kunjungan ke daerah, hingga penyelenggaraan acara hotel. Sehingga bisa untuk pelaksanaan program yang lain. Khususnya pada pelaksana Program Sekolah Gratis dan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Dirinya juga ungkapkan telah melakukan percepatan operasional RSUD Uwes Qorny Cilograng Kabupaten Lebak dan RSUD Moch Irsyad Djuwaeli Labuan Kabupaten Pandeglang. Setelah selama tiga tahun belum operasional.

“Penamaan rumah sakit untuk menghormati seluruh pejuang berdirinya Provinsi Banten,” ucap Andra Soni.

Dikatakan, hal yang sama dilakukan pada ruangan – ruangan utama di Gedung Bank Banten yang sebentar lagi diresmikan dengan nama – nama pejuang berdirinya Provinsi Banten.

Masih menurut Andra Soni, pada RPJMD 2024 – 2029 akan dibangun rumah sakit di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Untuk mendukung upaya pencegahan juga sudah diluncurkan Mobil Klinik berbasis telemedisin. Termasuk menyediakan layanan rumah singgah dan layanan ambulan di Jakarta.

“Saya bukan sedang bercerita keberhasilan, tapi saya membangun pondasi untuk teman – teman yang nantinya berkesempatan memimpin Provinsi Banten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, salah satu tokoh pejuang berdirinya Provinsi Banten Tryana Syam’un sekilas kisahkan perjuangan untuk berdirinya Provinsi Banten serta harapan atas berdirinya Provinsi Banten bagi masyarakat Banten. [Red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tindaklanjuti Arahan KPK, Pemkot Serang Targetkan 300 Aset Tersertifikasi Tahun Ini
Sinergi Tekan Inflasi, Wali Kota Serang Salurkan Bantuan dari Gubernur Banten untuk Marbot dan Guru Ngaji
Wali Kota Serang Budi Rustandi Lantik Tiga Pejabat Eselon II demi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah
Pemkot dan DPRD Kota Serang Sepakati Usulan Penetapan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten
Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan
Wali Kota Serang Budi Rustandi Pantau Seleksi Pimpinan Baznas, Tekankan Proses Objektif dan Sesuai Aturan
Pemkot Serang Sabet Penghargaan Juara II TPID Nasional Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026
Wujud Kepedulian Pemerintah Daerah, Wali Kota Serang Takziah ke Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tindaklanjuti Arahan KPK, Pemkot Serang Targetkan 300 Aset Tersertifikasi Tahun Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Sinergi Tekan Inflasi, Wali Kota Serang Salurkan Bantuan dari Gubernur Banten untuk Marbot dan Guru Ngaji

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Wali Kota Serang Budi Rustandi Lantik Tiga Pejabat Eselon II demi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Pemkot dan DPRD Kota Serang Sepakati Usulan Penetapan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten

Rabu, 30 September 2026 - 22:25 WIB

Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

Berita Terbaru