Serang – Gubernur Banten Andra Soni kaget saat mendapat informasi dari Ketua PKC PMII Banten, Samsul bahwa SMKN 17 Pandeglang belum memiliki gedung dan masih menumpang di SMPN 3 Cigeulis.
“Izin pak Gubernur, pada kesempatan kali ini perlu kami sampaikan informasi bahwa hingga saat ini SMKN 17 Pandeglang belum memiliki Gedung dan masih menumpang di SMPN 3 Cigeulis, mohon menjadi perhatian pak Gubernur,” Ungkap Samsul saat Dialog BEM Se-Banten di Gedung Negara Pendopo Gubernur Banten, Sabtu (22/03/2025).
Mendengar hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni kaget karena baru mendapatkan informasi atas hal tersebut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya baru pertama kali mendapatkan informasi ini, Dinas Pendidikan belum pernah laporkan dan sampaikan, segera kami jadwalkan untuk tindaklanjuti kesana, dan menjadi prioritas untuk segera nanti kita bangun,” Ungkap Andra Soni.
Diketahui bahwa SMKN 17 Pandeglang yang berlokasi di Jl. Tanjung Lesung Kampung Simpang Desa Banyuasin Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang saat ini masih menumpang di SMPN 3 Cigeulis Pandeglang.
Diberitakan sebelumnya, Guru dan wali siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 17 Pandeglang di Kecamatan Cigeulis meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten segera membangun ruang kelas karena sampai sekarang kegiatan belajar mengajar masih numpang di SMPN 3 Cigeulis.
Karena kondisi tersebut akan banyak menghambat untuk pengembangan sekolah baik untuk siswa SMK nya maupun untuk pengembangan sekolah SMPN yang ditumpanginya.
Ujang salah seorang guru di sekolah SMKN 17 Pandeglang sangat berharap pemerintah provinsi Banten khususunya dinas pendidikan segera membangun sekolahnya tersebut.
Karena menurutnya jika terlalu lama numpang di sekolah yang lain akan sangat menghambat dalam pengembangan sekolah, selain itu juga tingkat kepercayaan masyarakat akan menurun jika kegiatan belajar mengajarnya masih numpang.
“Tentunya ini akan menghambat pengembangan untuk SMK dan jika kelamaan numpang juga akan mengganggu kegiatan sekolah SMPN yang kami tumpangi. Kami berharap Pemprov bisa segera melakukan tindakan agar bangun segera terwujud,” ungkap Ujang dikutip WartaBanten.id, Senin (5/12/2022).
Ia menjelaskan, beberapa hari yang lalu juga pihaknya banyak ditanyakan wali siswa tentang kapan akan dibangun sekolahnya saat rapat bersama. Oleh karena itu ia dan guru-guru lainnya berharap Dinas segera bertindak.
“Banyak wali siswa juga yang bertanya kapan akan dibangun sekolah ini, namun kami sering sampaikan itu kewenangannya dinas kalau kami hanya sebagai pendidik atau pengguna dari fasilitas tersebut,” ujarnya.
Masih kata Ujang, secara detail apa yang menghambat dinas lambat dalam membangun sekolah tersebut dia mengaku kurang begitu hafal.
“Informasi yang saya terima sih masih dalam proses pengadaan lahan, sehingga menjadi kendala. Ya kalau bagi kami paling menunggu dan mengusulkan agar ini bisa disegerakan,” harapnya.
Salah seorang wali siswa Nurdin berharap pemerintah segera membangun sarana dan prasarana sekolah tersebut, jangan sampai kepercayaan warga hilang pada sekolah yang saat ini ada di daerahnya.
“Saya harap pemerintah provinsi bisa segera membangun sekolah SMKN 17 ini agar kami warga juga semakin yakin sehingga kedepan ini terus berkembang,”tegasnya. [red]
Penulis : Kang Aye









