Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Ketum Gekrafs Kawendra: Dia Terbiasa Urusi 17 Subsektor Ekraf, Termasuk Film

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN), Ifan Seventeen bersama Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian. Foto: ist

Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN), Ifan Seventeen bersama Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian. Foto: ist

Jakarta – Musisi sekaligus vokalis band Seventeen, Ifan Seventeen, resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Perum Produksi Film Negara (PFN). Keputusan ini mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian.

Menurut Kawendra, Ifan bukan sosok baru dalam dunia ekonomi kreatif, ia sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua Badan Komunikasi dan Informasi (Bakominfo) DPP GEKRAFS atau Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional, yang mana merupakan organisasi untuk pelaku ekonomi kreatif yang membidangi 17 subsektor termasuk Film didalamnya.

Selain itu, Ifan juga pernah memegang jabatan penting dalam beberapa perusahaan kreatif di antaranya iVolks Creative dan D’Keys Music Studio.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ifan sudah lama berkecimpung di dunia kreatif. Selain sebagai musisi, dia juga terbiasa mengurusi 17 subsektor ekonomi kreatif, termasuk film. Saya yakin dia bisa membawa PFN ke arah yang lebih baik,” ujar Kawendra, Jumat (14/3/25).

Penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN terjadi di tengah kondisi perusahaan yang disebut-sebut cukup memprihatinkan. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat mengunjungi gedung PFN di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (14/3/25), Dasco mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.

“Kami telah melihat kondisi terkini Perusahaan Film Negara, dan keadaannya cukup memprihatinkan. Bangunan lama, hutang banyak, gaji karyawan masih tertunggak, gaji direksi belum terbayar, serta operasional dan dana produksi yang tersendat-sendat,” ujar Dasco dalam keterangan terpisah.

Diketahui, PFN masih memiliki tunggakan di jaman COVID lalu, di antaranya utang ke vendor-vendor, utang pajak, utang PBB, dan beberapa hal lain. Termasuk juga upah gaji karyawan yang ternyata baik karyawan maupun direksi hanya mendapatkan gaji berkisar 40%, 70%, dan 30%.

PFN sebagai BUMN yang bergerak di bidang perfilman nasional menghadapi tantangan besar dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar industri film Indonesia. Dengan kondisi keuangan yang belum stabil, penunjukan Ifan diharapkan mampu membawa angin segar bagi perusahaan.

Di samping itu, Kawendra menekankan bahwa kehadiran Ifan bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai upaya konkret dalam membenahi PFN agar semakin adaptif dan mampu bersaing di industri film nasional.

“Ifan memiliki pengalaman luas di industri hiburan dan jaringan yang kuat di kalangan kreator. Ini modal besar bagi PFN untuk mengembangkan film nasional, baik dari sisi produksi maupun distribusi,” tambahnya.

Dengan berbekal pengalaman di ekosistem kreatif, Kawendra berharapan PFN bisa bangkit dan kembali menjadi pemain utama dalam industri perfilman nasional.[Agung Winarto]

Facebook Comments Box

Penulis : Agung Winarto

Berita Terkait

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027
Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang
Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras
Ketua Fraksi Gerindra Respons Positif Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Gubernur Banten Tinggi
Kawendra Ditemani Raffi Ahmad dan Ifan Seventeen Lepas Pemudik Kereta Ke Jember Lumajang
Annisa Mahesa Distribusikan Bantuan untuk Korban Longsor Gunung Gaupas
Annisa MA Mahesa: Lembaga Keuangan Harus Jadi Jalan Keadilan Sosial, Bukan Penghalang Akses Ekonomi Rakyat
Annisa MA Mahesa: “Empat Pilar Adalah Tameng Bangsa dalam Menjaga Keamanan Ekonomi di Tengah Guncangan Global”

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:49 WIB

Annisa Mahesa Minta Kemenkeu Buktikan Return Investasi Coretax Terhadap Target Penerimaan Pajak 2027

Rabu, 29 April 2026 - 21:08 WIB

Pastikan Gizi Anak Terjaga, Annisa Mahesa Tinjau SPPG di Cikande Serang

Rabu, 29 April 2026 - 20:59 WIB

Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Ketua Fraksi Gerindra Respons Positif Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Gubernur Banten Tinggi

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:19 WIB

Kawendra Ditemani Raffi Ahmad dan Ifan Seventeen Lepas Pemudik Kereta Ke Jember Lumajang

Berita Terbaru

Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar aksi simpatik didepan Taman Tekno BSD Kota Tangsel. Foto: Rofit

Tangerang Raya

Aktivis Lingkungan Desak KLH dan APH Tangkap Pencemar Sungai Cisadane

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:01 WIB