Kota Tangerang – Ketua MUI Kota Tangerang, KH. Ahmad Baijuri Khotib geram dengan pelaksana proyek rehabilitasi gedung MUI setelah melihat kondisi sejumlah ruangan gedung MUI Kota Tangerang yang bocor. Pasalnya sebelum direhabilitasi yang kedua kalinya hanya ada dua titik bocor namun setelah direhab justru bertambah.
“Sebelum direhab cuma dua titik yang bocor, kenapa sekarang sudah direhab malah bertambah jadi lima titik,gimana sih ini kontraktornya?,” Ungkap Kiyai Baijuri di Gedung MUI sambil menunjuk titik yang bocor, Selasa (09/09/2025).
Pimpinan Ponpes Assaadah tersebut berencana berkirim surat keberatan kepada Wali Kota Tangerang melalui Dinas Perkim Kota Tangerang atas kondisi gedung MUI yang banyak kebocoran tersebut.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Gak bener ini kontraktor Pelaksananya, masa anggaran 1,5 Milyar kok bocornya nambah, besok saya kirimin surat Wali Kota sama Dinas Perkim,” Tegasnya.
Diketahui bahwa berdasarkan informasi https://spse.inaproc.id/tangerangkota/lelang/25459066/pengumumanlelang bahwa proyek Rehabilitasi Gedung MUI Kota Tangerang dikerjakan oleh PT. Fulka Jaya Konstruksi menggunakan APBD Tahun 2024 dengan Nilai Kontrak : Rp.1.520.034.582,53.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan PT. Fulka Jaya Konstruksi, Indra mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Ketua MUI Kota Tangerang.
“Oh iya, Pa kyai sudah komunikasi dengan saya, saya lagi atur orang untuk perbaikan, Terimakasih infonya,” jawab indra melalui sambungan WhatsApp.
Namun ketika ditanyakan kembali kepada Ketua MUI perihal tersebut, Kiyai Baijuri menegaskan bahwa belum ada komunikasi dengan pihak pelaksana.
“Saya nggak komunikasi sama indra, tadi saya cuma ngomelin anak buahnya yang masang walpaper berantakan dan pada terkelupas,” Tandasnya. [red]
Penulis : Fale









