Peran Aktif Masyarakat Dalam Menurunkan Angka Peredaran Narkoba Dikalangan Remaja

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi bahaya narkoba, oleh mahasiswa Universitas Pamulang dan BNN Prov. Banten di SMAN 8 Kota Serang. Foto: BantenPos.id

Sosialisasi bahaya narkoba, oleh mahasiswa Universitas Pamulang dan BNN Prov. Banten di SMAN 8 Kota Serang. Foto: BantenPos.id

Artikel – Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan zat aktif lainnya. Jika zat-zat ini masuk ke dalam tubuh, akan menimbulkan pengaruh pada kerja otak.

Narkoba memiliki daya adiksi atau ketagihan, daya toleran, dan daya habitual (kebiasaan) yang sangat kuat, sehingga menyebabkan bagi pengguna narkotika tidak bisa lepas dari ketergantungannya terhadap narkoba.

Penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah, hampir seluruh penduduk dunia mudah saja mendapat yang namanya narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Misalnya dari bandar narkoba yang dimana mereka mencari target di sekitaran sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan anak-anak muda.

Tentu saja hal ini bisa membuat para pemerintah, orng tua mereka khawatir akan penyebaran narkotika yang begitu merajalela di kalangan remaja.

Penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda dan remaja tidak dapat dipungkiri ternyata masih banyak yang mengkonsumsinya di lingkungan sekitar kita. Dampaknya bagi kesehatan dan masa depan tidaklah sedikit.

Bahaya narkoba bagi pecandu dan kalangan muda, para pelajar, sangat banyak dan jika tidak segera dihentikan kebiasaan mengkonsumsi narkoba maka hal ini akan memperburuk kesehatan penggunanya itu sendiri secara pelan pelan tapi pasti serta akan merusak masa depan kehidupan mereka.

Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur saraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap remaja adalah sebagai berikut:

  1. Dapat menyebabkan kegilaan bahkan kematian.
  2. Terbiasa mencuri untuk membeli narkoba.
  3. Tidak memperdulikan kesehatan sendiri.
  4. Sering timbul rasa ngantuk dan rasa malas.
  5. Mudah tersinghung dan emosian.
  6. Berubah dalam sikap dan kepribadian

Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 15 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak muda kita kapan saja.

Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering kali dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan pada sekarang ini anak-anak usia SD dan SMP pun sudah banyak yang terjerumus dengan penyalahgunaan narkoba.

Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada remaja yaitu dari pendidikan keluarga dan lingkungan yang peduli dan bersih dari peredaran narkoba. Orang tua dan masyarakat sekitar diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba.

Mengutip dari Mentri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan  dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Desember 2024, mengatakan “Indonesia tengah mengalami situasi darurat narkoba. Berdasarkan data selama 2024, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 3,3 juta orang yang di dominasi oleh kalangan remaja usia yang berusia 15 hingga 24 tahun”.

Masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif. Lingkungan yang kondusif untuk perkembangan anak muda tanpa tekanan sosial yang negatif dapat mengurangi potensi mereka untuk terjerumus dalam penggunaan narkoba. Komunitas bisa membangun pusat-pusat kegiatan positif, seperti olahraga, seni, dan organisasi kepemudaan, yang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang produktif.

Ada beberapa cara Masyarakat untuk berperan aktif dalam menurumkan angka peredaran narkoba salah satunya dengan cara Sosialisasi, Edukasi dan Penyuluhan Berkelanjutan. Pendidikan adalah kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Dengan pengetahuan yang memadai, remaja generasi muda akan lebih sadar akan bahaya narkoba dan efek buruknya. Penyuluhan dan kampanye anti-narkoba perlu dilakukan secara rutin di berbagai kalangan, mulai dari sekolah, tempat kerja, hingga komunitas warga.

Pendidikan tentang narkoba tidak hanya melibatkan informasi medis tentang bahaya narkoba bagi kesehatan fisik dan mental, tetapi juga aspek legal dan sosial. Penyuluhan ini bisa dilakukan melalui seminar, lokakarya, atau kampanye media sosial yang menarik minat berbagai usia.

Pendidikan sejak dini di sekolah juga sangat penting agar anak-anak dan remaja dapat memahami risiko penyalahgunaan narkoba.

Penulis: Tobi S, Adri, Fauzan, Raden. 

Facebook Comments Box

Penulis : Imam DJM

Berita Terkait

Audiensi dengan Kejati Banten, Bank Banten Perkuat Silaturahim dan Sinergi
Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan
Perdana di Banten, 545 Calon Jemaah Haji Ikuti Kick Off Gerakan Istitho’ah Kesehatan
Sasar Pesantren yang Belum Terjangkau MBG, PW MPI Banten Gelar Makan Bahagia Gratis
Bantu Atasi Kekeringan, PW MPI Banten Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kampung Cerocoh
Buka Rakerda II Bapera Banten, Gubernur Andra Soni: Pemuda Bersatu, Banten Maju
DLHK Banten Ambil Sampel 3 Outlet Industri Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane
Tim Hockey Banten Putra Maupun Putri Lolos ke Babak Selanjutnya, FHI Banten Minta masyarakat Terus Berikan Dukungan Terbaik Untuk Tim Hockey Banten

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Audiensi dengan Kejati Banten, Bank Banten Perkuat Silaturahim dan Sinergi

Rabu, 30 September 2026 - 22:25 WIB

Apresiasi Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

Jumat, 25 September 2026 - 10:47 WIB

Perdana di Banten, 545 Calon Jemaah Haji Ikuti Kick Off Gerakan Istitho’ah Kesehatan

Minggu, 20 September 2026 - 20:52 WIB

Sasar Pesantren yang Belum Terjangkau MBG, PW MPI Banten Gelar Makan Bahagia Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 16:26 WIB

Bantu Atasi Kekeringan, PW MPI Banten Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Kampung Cerocoh

Berita Terbaru