Jakarta – Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian turut menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI & DPD RI yang sekaligus menjadi momen Pembukaan Rapat Paripurna DPR RI pada Jumat (15/8/2025).
Dalam kesempatan itu Kawendra mengapresiasi berbagai terobosan program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto pada tahap awal pemerintahannya. Menurutnya, program-program quick wins yang digulirkan telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita ingin mengapresiasi apa yang menjadi terobosan program Presiden Prabowo bersama pemerintahannya di tahapan awal periode ini. Berbagai program quick wins-nya sudah langsung menyentuh masyarakat secara nyata. Misalnya, lihat bagaimana dampak dari makan bergizi gratis yang hadir untuk anak-anak Indonesia,” ujar Kawendra di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Hal itu senada dengan pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025, Prabowo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan angka kehadiran hingga prestasi siswa di sekolah.
“Angka kehadiran anak di sekolah meningkat, prestasi belajar juga naik. Per hari ini ada 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi, yang mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” kata Presiden Prabowo di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat.
Selain memperbaiki gizi 82 juta anak dan ibu hamil, lanjutnya, MBG juga menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur serta menggerakkan sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan UMKM di daerah. Dukungan berbagai pihak, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN) hingga TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan koperasi, dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Program MBG bukan hanya program sosial, tetapi strategi jangka panjang membangun sumber daya manusia unggul. Kita harus mengakui, bangsa kita punya kemampuan bila ada kehendak dan kerja bersama,” tegas Presiden Prabowo.
Selain MBG, Kawendra juga menambahkan upaya kehadiran pemerintah dalam program lainnya, seperti mendorong ekonomi desa melalui program Koperasi Merah Putih, serta menghapus anggapan bahwa kemiskinan menghalangi akses pendidikan dengan menghadirkan Sekolah Rakyat.
“Negara mencoret istilah ‘tidak punya uang berarti tidak mendapat pendidikan yang baik’ dengan menghadirkan Sekolah Rakyat. Begitu juga dengan program pemeriksaan kesehatan gratis yang memastikan rakyat punya hak yang sama untuk hidup sehat,” terang Kawendra. [Red]









