Sinergi Lintas Sektor untuk Pemerataan Ekonomi Provinsi Banten, Annisa Mahesa Dorong Peran Strategis Perbankan

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Annisa Mahesa, Anggota Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan Banten II melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten pada Selasa,(5/9/2025). Foto: ist

Annisa Mahesa, Anggota Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan Banten II melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten pada Selasa,(5/9/2025). Foto: ist

Kabupaten Serang – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah Provinsi Banten, Annisa Mahesa, Anggota Komisi XI DPR RI Daerah Pemilihan Banten II melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmennya untuk mendorong sinergi dalam merespons berbagai tantangan pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.

 

Kunjungan ini turut dihadiri oleh pimpinan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yang terdiri dari BTN, Mandiri, BRI, BNI, serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu strategis terkait perekonomian daerah, tantangan pembangunan, dan arah kebijakan ke depan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moeza, turut menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Banten menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Banten tercatat sebesar 5,19% pada triwulan I dan meningkat menjadi 5,33% pada triwulan II tahun 2025, melampaui rata-rata nasional yang masing-masing sebesar 4,87% dan 5,12%.

 

Meski demikian, Ameriza mengingatkan bahwa Banten masih menghadapi tantangan seperti tingkat pengangguran 6,78%, ketimpangan wilayah, serta kemiskinan yang masih cukup tinggi meskipun menurun. Selain itu, tren deindustrialisasi juga mulai terlihat, menuntut penyesuaian arah pembangunan ekonomi ke depan.

 

Dalam sambutannya, Annisa Mahesa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi dari berbagai pemangku kebijakan ang dinilainya telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Banten.

 

“Pertumbuhan ekonomi Banten saat ini masih terkonsentrasi di kawasan Tangerang Raya yang menyumbang hampir 60% dari total PDRB provinsi, sehingga wilayah selatan memerlukan perhatian lebih dalam pengembangan infrastruktur, pariwisata, dan ekonomi berbasis potensi lokal untuk mendorong pemerataan pembangunan,” ujar Annisa Mahesa.

 

Lebih lanjut, Annisa juga menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah pemetaan potensi ekonomi, terutama di wilayah selatan Banten, agar dapat dikaitkan langsung dengan program prioritas nasional. Ia juga mendorong Bank Indonesia agar dapat memberikan insentif kepada perbankan untuk lebih berani menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor unggulan di wilayah yang masih tertinggal.

 

“Saat ini perbankan tidak lagi dapat dipandang semata-mata sebagai penyalur kredit atau penyedia layanan keuangan, melainkan harus berperan aktif sebagai agent of development yang mampu menerjemahkan program-program nasional ke dalam langkah konkret, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal.” tutup Annisa.

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun sinergi lintas sektor yang lebih solid, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, adil, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Banten. [Red]

Facebook Comments Box

Penulis : DONI

Berita Terkait

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkot Serang Lantik Pejabat Administrator hingga Fungsional
Dibawah Arahan Wali Kota Budi Rustandi, Tren PAD Kota Serang Konsisten Meningkat, Wujudkan Kemandirian Fiskal
Tiga Tahun Mangkrak, MDT Nurul Iman Padek Akhirnya Dapat Perhatian Pemkot Serang
Pemkot Serang dan Kejari Serang Pastikan Anak Korban Penelantaran Dapat Kepastian Hukum
Luar Biasa, Pemkot Serang Borong Lima Penghargaan Kepegawaian dari BKN
Wali Kota Serang Bagikan Masker Gratis di Tengah Serangan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak
KPK Sebut Kemampuan Fiskal Kota Serang Meningkat, Pemkot Punya Ruang Lebih Besar untuk Pembangunan
Lampaui Target RPJMD, PAD Kota Serang 2026 Diproyeksikan Rp553,24 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:31 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkot Serang Lantik Pejabat Administrator hingga Fungsional

Kamis, 10 September 2026 - 15:23 WIB

Dibawah Arahan Wali Kota Budi Rustandi, Tren PAD Kota Serang Konsisten Meningkat, Wujudkan Kemandirian Fiskal

Kamis, 10 September 2026 - 15:04 WIB

Tiga Tahun Mangkrak, MDT Nurul Iman Padek Akhirnya Dapat Perhatian Pemkot Serang

Kamis, 10 September 2026 - 13:01 WIB

Pemkot Serang dan Kejari Serang Pastikan Anak Korban Penelantaran Dapat Kepastian Hukum

Senin, 7 September 2026 - 14:24 WIB

Wali Kota Serang Bagikan Masker Gratis di Tengah Serangan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak

Berita Terbaru