Sungai Cirarab Masih Tercemar, Dari 23 Sumber Titik Pencemar Baru 5 Titik Disegel KLH

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Sungai Cirarab yang dulunya menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang, kini terpaksa menanggung julukan yang memprihatinkan yakni kali hitam dan kali bau.

 

Selama puluhan tahun, sungai ini diduga tercemar oleh limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), mengubahnya dari sumber air bersih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan pantauan TangerangPos di Jembatan Tahang, Sukadiri pada Selasa, (24/06/2025) Sungai Cirarab nampak hitam gelap bercampur buih busa putih dengan aroma bau menyengat.

 

Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait pencemaran Sungai Cirarab, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq telah menyegel 5 titik dari 23 titik sumber Pencemar Sungai Cirarab, diantaranya TPA Jatiwaringin, CV Noor Annisa Kemikal (pengelola limbah oli bekas), PT Biporin Agung Cikupa (perusahaan tekstil), PT Power Steel Mandiri (PSM) & PT Power Steel Indonesia (PSI) (perusahaan peleburan besi) dan gudang pengelolaan limbah almunium ilegal di Cikupa.

 

“Dari hasil penelitian diproyeksikan ada 23 titik sumber pencemaran. Maka kita akan satu-per satu diselesaikan, terindikasi berkontribusi menyebabkan pencemaran serius atas tercemar beratnya Sungai Cirarab” Ungkap Hanif di Tangerang, Jum’at (23/05/2025).

 

Hanif menyebut kadar logam di sungai Cirarab menembus 1.800, jauh menembus ambang batas yang hanya berkisar 400.

 

“Angka 1.800 artinya banyak sekali terlarut logam berat,” ujar Hanif.

 

Menurut Hanif penyegelan terhadap sejumlah titik pencemar Sungai Cirarab akan dilakukan secara bertahap.

 

“Kemarin kita sudah dapat dua titik, hari ini tiga titik persis di jalur Cirarab, sisanya mungkin 20-an lagi, kita bertahap, karena bukan hanya sungai Cirarab yang harus kita tangani banyak sekali,” tandasnya.[red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Kota Tangerang Sigap Dalam Penanganan Bencana
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan
Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang, Bakal Dihadiri Wali Kota dan Dua Ribu Anggota
Ayo Saksikan! Adu Ketangkasan Fire Fighter Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn 29 Agustus
Inilah Profil Diana Rosiyana, Pengganti PAW Almarhum Rusdi
Polsek Karawaci Tangkap Pelaku Curanmor, Penadah Ikut Diamankan
Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Tangkap Pengedar Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Tramadol dan Hexymer Disita
Rusdi Alam Berpulang, KNPI Kota Tangerang : Kita Kehilangan Putra Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

Komisi VIII DPR RI Apresiasi BPBD Kota Tangerang Sigap Dalam Penanganan Bencana

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Sampai Bandara Soetta, 33 Penerbangan Dibatalkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang, Bakal Dihadiri Wali Kota dan Dua Ribu Anggota

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Ayo Saksikan! Adu Ketangkasan Fire Fighter Kota Tangerang di Stadion Benteng Reborn 29 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Inilah Profil Diana Rosiyana, Pengganti PAW Almarhum Rusdi

Berita Terbaru