Kota Tangerang – Kenangan akan sosok Hj Dedeh masih lekat di hati banyak orang. Ridho Saputra, jurnalis salah satu televisi nasional, menyempatkan diri berziarah ke makam almarhumah Hj Dedeh di Kota Tangerang, pada Ahad (14/12/2025).
Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk doa sekaligus penghormatan atas keteladanan yang ditinggalkan almarhumah.
Hj Dedeh wafat pada Sabtu, 13 Juli 2025, dalam usia 56 tahun. Kepergiannya kala itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengenalnya sebagai pribadi hangat, sederhana, dan penuh kepedulian terhadap sesama.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Di sela-sela ziarah, Ridho tampak khusyuk memanjatkan doa. Ia mengaku sengaja datang untuk mengenang almarhumah yang baginya sudah seperti ibu sendiri. Kenangan masa remaja kembali terlintas ketika ia masih duduk di bangku SMA dan kerap bermain ke rumah anak Hj Dedeh.
“Setiap kali saya datang ke rumah beliau dulu, rasanya selalu seperti pulang ke rumah sendiri. Beliau tidak pernah marah meski rumah ramai oleh anak-anak. Justru selalu menyambut dengan senyum dan menyiapkan makanan. Kenangan itu sampai sekarang tidak pernah hilang,” ujar Ridho di area pemakaman.
Menurut Ridho, Hj Dedeh adalah sosok yang memberi contoh nyata tentang arti keikhlasan dan kasih sayang tanpa pamrih. Kebaikannya tidak dibuat-buat dan dirasakan langsung oleh siapa pun yang pernah berinteraksi dengannya.
“Ziarah ini bukan hanya tentang mendoakan, tapi juga mengingat kembali nilai-nilai kebaikan yang pernah beliau ajarkan lewat sikap dan perbuatannya. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Pepatah “gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang” dirasa tepat menggambarkan sosok Hj Dedeh. Meski telah berpulang, jejak kebaikan dan keteladanannya terus hidup dalam ingatan banyak orang.
“Hj Dedeh, namamu mungkin telah tiada, tetapi kebaikanmu akan terus hidup dalam kenangan kami,” pungkasnya.[red]
Penulis : Rido









