Tangerang – Akun Instagram milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mendapatkan sorotan dari aktivis Citizenry Banten, Muhammad Yusuf yang dinilai banyak menampilkan konten berlebihan atau ‘lebay’ yang tidak ada kaitannya dengan tugas dan fungsi kedinasan.
“Boleh kreatif agar tampilan konten tidak bosan, namun harus bersentuhan dengan tugas, fungsi dan kegiatan kedinasan, tapi kalau cuma fomo baiknya menahan diri untuk tidak dipostinglah,” Ungkap Yusuf, Minggu (10/05/2026).
Yusuf meminta Kepala DPUPR Banten dan Admin Akun @dpupr_banten lebih banyak menampilkan infografis dan visualisasi data capaian kinerja Pemerintah Provinsi Banten dalam pembangunan infrastruktur.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Baiknya perbanyak infografis mengenai capaian Program Bang Andra, yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan, lalu infografis dan visualisasi data mengenai penanganan banjir serta pembangunan infrastruktur lainya,” Tambahnya.
Bagi Yusuf, DPUPR Banten adalah perangkat dinas yang sangat krusial dalam menyampaikan informasi kepada publik mengenai capaian program pembangunan infrastruktur Pemerintah Provinsi Banten.
“Semoga kedepan lebih bijak lagi dalam bersosial media, kasihan pak Gubernur dikira gak kerja, padahal banyak capaian infrastruktur yang sudah dilaksanakan namun tidak tersajikan informasinya dengan baik oleh DPUPR sebagai leading sector pembangunan infrastruktur Provinsi Banten,” Tandasnya.
Penulis : Fale wali









