Air Mati & Tagihan Besar, Warga Cibodas Bakal “Ngadu” ke Rumah Sachrudin

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG – Warga di Cibodas, Kota Tangerang, sudah berada di titik jenuh. Setelah 2–3 minggu air bersih mati, mereka tetap dibebani tagihan hingga Rp500 ribu.

Nasrudin, bersama beberapa warga terdampak, mengaku muak dengan pelayanan Perumda Tirta Benteng (TB) dan berencana bertamu langsung ke rumah Walikota Tangerang, Sachrudin, Jumat pagi sebelum berangkat kerja.

Nasrudin menuturkan bahwa frustrasi warga sudah mencapai puncaknya.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air mati berminggu-minggu, tagihan tetap besar, bantuan dari PDAM dikirim sedikit dan tidak merata. Kami sudah capek menunggu!”

Ia menambahkan bahwa warga merasa tidak dihargai sebagai pelanggan dan warga kota.

“Kami bayar tagihan tepat waktu, tapi layanan dasar saja tidak bisa dijalankan. Anak-anak kesulitan mandi, rumah tangga terganggu. Rasanya seperti dibohongi!”

Menurut Nasrudin, janji Perumda TB soal pelayanan optimal belum terealisasi sama sekali.

“Setiap ada gangguan, mereka bilang ‘kami berusaha optimal’. Tapi mana buktinya? Air tetap mati, bantuan dikit-dikit, dan tagihan tetap gede!”

Ia menegaskan bahwa langkah warga sudah bulat. “Jumat ini, setelah shalat Subuh, saya dan beberapa warga akan berangkat langsung ke rumah Walikota di Cipondoh. Kami ingin suara kami didengar! Ini mah kebutuhan pokok, bukan lagi masalah tagihan!”

Warga lainnya dari Perum 2 Cibodas, Jalan Air PDAM, menambahkan bahwa situasi mereka bahkan lebih parah. Air belum mengalir sama sekali hingga saat ini, sehingga kebutuhan sederhana seperti mandi pun menjadi sulit, apalagi cebok.

“Mau mandi saja susah, apalagi cebok. Sangat sulit. PDAM terkait kok tidak kelar-kelar sampai sekarang? Bagaimana dong?” keluh salah seorang warga.

Marni, warga lain di Cibodas, menambahkan bahwa aliran air sejak seminggu terakhir selalu kecil, terutama saat jam sibuk pagi hari. Menurutnya, kondisi ini terjadi di seluruh daerahnya.

“Air dari seminggu yang lalu selalu kecil alirannya. Semua di daerah saya begitu juga. Apalagi kalau jam 7 pagi, air hampir tidak mengalir sama sekali. Hal ini sudah terjadi dari awal mati total sampai sekarang belum normal. Sebelumnya aman-aman saja,” ujar Marni.

Sementara itu, Humas Perumda TB, Arini Maulia, menjelaskan bahwa gangguan terjadi saat peralihan pengelolaan dari Perumdam Kabupaten Tangerang ke Perumda TB pada Januari lalu.

Ia menyatakan pihaknya siap membantu pelanggan terkait tagihan dan menyesuaikannya berdasarkan pemakaian air, meski menekankan perlunya data pasti mengenai waktu gangguan.

“Kalau ada pengaduan tagihan besar, kami bisa cek di kantor. Selama pembayaran tepat waktu, tagihan akan disesuaikan dengan jumlah air yang digunakan. Tapi kami perlu tahu kapan aliran air mati selama 2–3 minggu itu,” ujar Arini.[man]

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahdiar Lantik Pengurus Saka SAR: Pengabdian Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan
‎Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang Pria (21) Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan
UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan 30 Ton Sampah di Kali Ledug
Sekda Kota Tangerang Dorong Sinergi Sekolah dan Media Bangun Informasi Berkualitas
‎Walikota Tangerang Sachrudin Minta Lurah-Camat Respons Aduan Warga Dipercepat ‎
‎Aktivis Kalung Desak APH Segera Tangkap Pencemar Sungai Cisadane
Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL di Sekitar Alun-Alun Ahmad Yani
Jelang Iduladha, Pemkot Tangerang Mulai Lakukan Pendataan dan Pengawasan Lapak Hewan Kurban

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:10 WIB

Mahdiar Lantik Pengurus Saka SAR: Pengabdian Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:12 WIB

UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan 30 Ton Sampah di Kali Ledug

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:23 WIB

Sekda Kota Tangerang Dorong Sinergi Sekolah dan Media Bangun Informasi Berkualitas

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:46 WIB

‎Walikota Tangerang Sachrudin Minta Lurah-Camat Respons Aduan Warga Dipercepat ‎

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:57 WIB

‎Aktivis Kalung Desak APH Segera Tangkap Pencemar Sungai Cisadane

Berita Terbaru

Sidang Isbat Idul Adha 2026 digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No 6, Jakarta Pusat. Foto: ist

Nasional

Lebaran Idul Adha Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:48 WIB