Tangerang – Dalam wawancara dengan Times of Israel pada Minggu (8/3), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika dan Israel kemungkinan akan mengakhiri perang melawan Iran.
“Saya pikir itu keputusan bersama sampai batas tertentu. Kami terus berdiskusi. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semua pertimbangan akan diperhitungkan,” ujar Trump.
Meski juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan konflik dengan Iran diperkirakan berlangsung empat hingga enam pekan. Namun Trump belum memastikan kapan perang akan berakhir.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Iran Akan Berhenti Perang Setelah Israel Menyerah dan Netanyahu Tewas
Meskipun pemimpin tertingginya tewas, pimpinan militer Iran bersumpah untuk terus melawan dan tidak akan berdamai sampai Israel menyerah, menandakan perang berkepanjangan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi yang menyatakan bahwa bisa saja konflik kedua negara akan berakhir ketika Netanyahu telah tewas.
“ini akan berakhir ketika Benyamin Netanyahu terbunuh,” Ungkap Boroujerdi.
Boroujerdi menegaskan bahwa Iran bukan pihak yang memulai peperangan. Sebaliknya, jelas dia, Israel lah merupakan pihak yang memulai perang.
“Jika ingin menghentikan perang, harus kita meniadakan pihak yang memulai perang, yaitu Benyamin Netanyahu,” Tandasnya. [red]









