DLH Kota Tangerang Petakan Kualitas Udara dan Kebisingan, 37 Titik Dipasang Alat Pemantau

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Lab melakukan sampel pengujian di Kantor Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Foto: ist

Petugas Lab melakukan sampel pengujian di Kantor Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Foto: ist

Kota Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pemantauan kualitas udara ambien dan tingkat kebisingan di 37 titik, yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperoleh data akurat dalam mendukung penyusunan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, pemantauan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga yang telah terakreditasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

”Melalui pemasangan alat di berbagai lokasi strategis, DLH berupaya mengukur kondisi aktual kualitas udara serta tingkat kebisingan di tengah aktivitas kota,” jelas Wawan, Jumat (17/4/26).

 

Hasil dari pemantauan ini nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan langkah kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kenyamanan lingkungan.

 

“Kami berharap dari 37 titik pemantauan ini dapat tergambar kondisi riil kualitas udara dan kebisingan di Kota Tangerang. Data ini akan menjadi acuan dalam menentukan langkah strategis ke depan,” ujarnya.

 

Sebagai kota industri dan jasa, Kota Tangerang memiliki dinamika aktivitas yang tinggi. Di satu sisi, kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi. Namun di sisi lain, terdapat potensi dampak lingkungan yang perlu dikendalikan agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

 

Melalui pemantauan ini, dapat digunakan untuk menyusun pemetaan zona secara lebih tepat, baik untuk kawasan industri maupun kawasan hunian.

 

”Zona dengan tingkat kebisingan tinggi, misalnya, akan menjadi pertimbangan dalam pengendalian pengembangan wilayah, sementara kawasan yang relatif tenang diupayakan tetap terjaga sebagai lingkungan tempat tinggal yang nyaman,” tutur Wawan.

 

DLH Kota Tangerang juga menargetkan pengambilan sampel dapat diselesaikan secepatnya. Selanjutnya, hasil pemantauan akan dianalisis untuk menjadi dasar kebijakan lanjutan dalam pengendalian lingkungan. [red]

Facebook Comments Box

Penulis : Doni

Berita Terkait

BPKAD Kota Tangerang Tidak Inovatif, Tarsil Jamal : Tidak Bisa Kerja Ganti Saja
Pemkab Tangerang Terus Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Satria Benteng Raya (SAIBER) Siap Jadi Mitra Pemerintah Dan Berkontribusi Untuk Masyarakat
Aktivis Lingkungan Desak KLH dan APH Tangkap Pencemar Sungai Cisadane
Mahdiar Lantik Pengurus Saka SAR: Pengabdian Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan
‎Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang Pria (21) Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan
UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota dan Banksasuci Bersihkan 30 Ton Sampah di Kali Ledug
Sekda Kota Tangerang Dorong Sinergi Sekolah dan Media Bangun Informasi Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:49 WIB

BPKAD Kota Tangerang Tidak Inovatif, Tarsil Jamal : Tidak Bisa Kerja Ganti Saja

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Tangerang Terus Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:19 WIB

Satria Benteng Raya (SAIBER) Siap Jadi Mitra Pemerintah Dan Berkontribusi Untuk Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:01 WIB

Aktivis Lingkungan Desak KLH dan APH Tangkap Pencemar Sungai Cisadane

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:10 WIB

Mahdiar Lantik Pengurus Saka SAR: Pengabdian Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan

Berita Terbaru