Transmigrasi Baru: Force yang Menyalakan Lentera Peradaban

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Sangkan hirup ulah saukur hirup. Hirup kudu nyiptakeun kahirupan.” (Pepatah Banten)

Bersama dua sahabat karib, dari Jakarta kami bertiga menuju ITB di Bandung. Pagi itu, Rabu, 28 Mei 2025, di Aula Barat ITB, kami menghadiri Studium Generale bertajuk “Transmigrasi Baru, Indonesia Maju.” Mengikuti pepatah lama dari kampung halaman, “Hidup jangan sekadar hidup. Hidup harus menciptakan kehidupan.

Dalam atmosfer historis, Aula Barat ITB, sebuah momentum intelektual terukir. Studium Generale bertajuk

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transmigrasi Baru, Indonesia Maju” menjadi panggung bagi lahirnya gagasan revolusioner tentang transmigrasi yang bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan sebuah force—gaya perubahan sosial dan peradaban.

Iftitah Sulaiman Suryanagara, saya memanggilnya Bang If/COS membuka dengan kalimat yang menggugah:

“Transmigrasi adalah force. Bukan hanya pemindahan penduduk, tapi gaya yang mendorong perubahan peradaban bangsa.” Beliau mengutip prinsip dasar fisika: W = F × S (Work = Force × Distance). Transmigrasi Baru adalah gaya tersebut—energi terarah yang mendorong perubahan konkret di kawasan-kawasan baru.

Namun gaya tanpa arah adalah energi yang hilang. Maka diperkenalkanlah Transformasi Transmigrasi yang dijabarkan lebih lanjut melalui 5 program unggulan transmigrasi :

Trans Tuntas – Memberikan kepastian hukum atas tanah dan lahan transmigrasi

Transmigrasi Lokal – Meningkatkan kualitas SDM guna menghapuskan konflik di kawasan transmigrasi

Transmigrasi Patriot – Meningkatkan keberadaan dan peran SDM unggul melalui pendampingan tenaga terdidik dan terampil di kawasan transmigrasi

Trans Karya Nusantara – menciptakan lapangan pekerjaan, pemerataan kesejahteraan, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT) berbasis industrialisasi dan hilirisasi

Transmigrasi Gotong Royong – Kolaborasi dan sinergi multisektoral dalam rangka mencapai efektivitas dan efisiensi proses pembangunan menuju KETT.

Melengkapi kerangka 5 program unggulan transmigrasi, Bang If/Cos menanamkan kerangka strategis Ends = Ways × Means, Ends: Tujuan mulia bangsa—keadilan sosial, kesejahteraan, kedaulatan, Ways: Strategi dan inovasi sebagai jalan, Means: Sumber daya yang kita miliki—alam, manusia, dan budaya.

“Potensi tanpa gerak hanyalah energi yang membeku,” tegas Bang Iftitah. “Seperti nikel tanpa pabrik, sawit tanpa industri, atau pemuda tanpa aksi.” Video dokumenter yang ditampilkan membentangkan sejarah panjang transmigrasi, dari masa kolonial, Orde Baru, hingga hari ini. Cuplikan Singapura—negara kecil tanpa sumber daya namun maju—menjadi pukulan reflektif.

“Kalau Singapura bisa menciptakan nilai dari keterbatasan, mengapa kita yang berkelimpahan justru diam, Puncaknya, program Trans Patriot diluncurkan—sebuah panggilan aksi untuk generasi muda, “Terjun ke lapangan, bangun riset, ciptakan inovasi, jadilah lentera perubahan.”

Di akhir orasi, Bang Iftitah menggugah, Transmigrasi Baru adalah force. Dan kalian semua—mahasiswa ITB, pemuda bangsa—adalah energi. Pilih: menjadi gaya yang mendorong perubahan, atau menjadi massa yang diam. Masa depan bangsa ada di tangan kita semua. Waktunya bukan besok, tapi sekarang.”

Di aula itu, bukan hanya lampu yang menyala—tapi lentera-lentera kecil di dada generasi muda: lentera peradaban yang siap menyalakan harapan Indonesia. [Red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Buka Rakerda II Bapera Banten, Gubernur Andra Soni: Pemuda Bersatu, Banten Maju
DLHK Banten Ambil Sampel 3 Outlet Industri Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane
Tim Hockey Banten Putra Maupun Putri Lolos ke Babak Selanjutnya, FHI Banten Minta masyarakat Terus Berikan Dukungan Terbaik Untuk Tim Hockey Banten
Buka Kejurnas Hockey 2026, Gubernur Andra Soni Akan Bangun Fasilitas Hockey Untuk Pembinaan Atlet di Banten
Meriah! Kejurnas Hoki 2026 Dibuka Besok, Tokoh Olahraga Nasional Kompak Hadir
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Hockey 2026, FHI Banten Siapkan 24 Atlet Terbaik Untuk Raih Prestasi
Khidmat Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden, Andra Soni Pastikan Pembangunan Sejalan dengan Pemerintah Pusat
Silaturahmi Ketua DPC SAIBER ke Kantor DPP, Perkuat Soliditas dan Sinergi Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:36 WIB

Buka Rakerda II Bapera Banten, Gubernur Andra Soni: Pemuda Bersatu, Banten Maju

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:07 WIB

DLHK Banten Ambil Sampel 3 Outlet Industri Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Tim Hockey Banten Putra Maupun Putri Lolos ke Babak Selanjutnya, FHI Banten Minta masyarakat Terus Berikan Dukungan Terbaik Untuk Tim Hockey Banten

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Buka Kejurnas Hockey 2026, Gubernur Andra Soni Akan Bangun Fasilitas Hockey Untuk Pembinaan Atlet di Banten

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Meriah! Kejurnas Hoki 2026 Dibuka Besok, Tokoh Olahraga Nasional Kompak Hadir

Berita Terbaru