Serang – Ketua Tim Penggerak Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyambut baik keterlibatan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam kegiatan pengembangan posyandu dan pemberdayaan keluarga.
Hal itu disampaikan saat dirinya meninjau Posyandu Flamboyan di Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, pada Rabu (5/11/2025).
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Tinawati, langkah sinergi antara dunia usaha dan masyarakat ini menjadi bentuk kolaborasi nyata untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan keluarga di Banten.
Ia menilai program CSR yang diterapkan dapat memperkuat pelaksanaan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan pendekatan cepat dan langsung ke kebutuhan warga.
“Ini sinergi yang sangat bagus dan harus terus dikembangkan agar masyarakat kita bisa semakin berdaya,” ujar Tinawati.
Ia menegaskan bahwa ke depan, pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat harus semakin diperkuat agar kegiatan pemberdayaan masyarakat bisa berjalan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Serang, Tifa Hensifa Hanum Najib.
Mengapresiasi perkembangan Posyandu Flamboyan yang dinilainya sangat baik dan layak mewakili Kabupaten Serang dalam lomba tingkat Provinsi.
“Mudah-mudahan kondisi yang cukup baik ini tidak hanya pada saat perlombaan saja, tetapi sampai seterusnya berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Tinawati juga meninjau berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah Cisait.
Di antaranya Kelompok Bank Sampah Sejahtera Graha Cisait, yang mengelola sampah organik dan nonorganik untuk diolah serta dijual kembali demi kepentingan warga.
Selain itu, Tinawati juga memantau kegiatan irigasi, siskamling, dan program unggulan Magrib Mengaji, serta mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulya yang mengembangkan budidaya berbagai jenis sayuran.
Pada kunjungan di Posyandu Flamboyan, Tinawati memastikan pelaksanaan 6 SPM berjalan optimal sekaligus membagikan paket sembako dan bantuan bagi masyarakat setempat.
Ia juga meninjau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan warga.
Melalui berbagai program ini, Tinawati berharap peran posyandu tak hanya sebatas pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Banten. [Red]
Penulis : Doni









