SERANGKOTA – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong daya cipta aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) kembali menyelenggarakan Lomba Inovasi Daerah.
Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak 14 September 2026 dan direncanakan berlangsung hingga akhir Oktober mendatang.
Kepala Bapperida Kota Serang, W Hari Pamungkas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda strategis tahunan yang diwajibkan bagi seluruh instansi di lingkungan Pemkot Serang, mulai dari unsur kelurahan, tenaga kesehatan di puskesmas, hingga tenaga pendidik di sekolah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan adanya lomba inovasi ini, diharapkan seluruh pegawai Pemkot Serang bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan. Tujuan akhirnya adalah peningkatan pelayanan publik yang secara langsung bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Hari.
Menurutnya, optimalisasi pelayanan publik sangat krusial karena berbanding lurus dengan kesejahteraan warga.
Melalui transparansi dan kemudahan akses layanan pemerintahan, dikatakan Hari, ekosistem pertumbuhan ekonomi di Kota Serang diharapkan dapat bergerak lebih cepat dan efisien.
Lebih lanjut, Hari merinci bahwa inovasi yang dikompetisikan tidak terbatas pada platform atau sistem berbasis teknologi.
Kata Hari, gagasan non-teknologi yang berkaitan dengan perubahan regulasi maupun efisiensi Standar Operasional Prosedur (SOP) birokrasi juga menjadi poin penilaian utama.
“Inovasi itu bermacam-macam. Misalnya dalam satu pekerjaan sebelumnya harus melewati enam tahap regulasi, lalu dipangkas menjadi tiga tahap namun tetap memberikan layanan terbaik,” katanya.
“Penyederhanaan yang tiga tahap itu sudah bisa dijadikan karya inovasi daerah,” paparnya.
Saat ini, dijelaskan Hari antusiasme aparatur Pemkot Serang menunjukkan tren yang sangat positif.
Hal ini dibuktikan dengan masuknya 77 gagasan inovasi ke dalam sistem penilaian, melampaui capaian baseline tahun lalu yang berada di angka 60 inovasi.
Seluruh karya, ucap Hari tersebut akan melewati tahap penjurian daerah yang ditargetkan selesai pada 20 Oktober 2026.
Hasil evaluasi dan penjurian tingkat daerah ini nantinya akan dilaporkan secara terintegrasi kepada Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kata Hari, laporan ini akan menjadi instrumen penentu besaran Indeks Inovasi Daerah bagi Kota Serang di tingkat nasional.
Sebagai informasi, dijelaskan Hari pada tahun sebelumnya Pemkot Serang telah berhasil meraih penghargaan nasional dengan predikat Pemerintah Daerah Sangat Inovatif.
Dengan peningkatan kuantitas dan kualitas karya tahun ini, Bapperida Kota Serang optimis mampu mengejar target yang lebih tinggi.
“Tahun lalu kita masuk sebagai Pemda yang sangat inovatif. Dengan capaian 77 inovasi saat ini, kita menargetkan Pemkot Serang bisa meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat, yakni sebagai Pemerintah Daerah Terinovatif,” tutup Hari. (red)
Penulis : Fale wali










