Kabupaten Pandeglang – Ratusan warga Pandeglang gotong royong memperbaiki jalan rusak tepatnya di Jalan Baru – Cemplang, Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang pada Minggu, 11 Mei 2025.
Jalan penghubung desa Cadasari dan desa Tapos tersebut sudah hampir 25 tahun tindak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Hilmi salah satu warga cadasari mengatakan, hari ini warga di dua desa yakni Desa Tapos dan Desa Cadasari kerja bakti untuk memperbaiki jalan rusak sepanjang dua kilometer.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengaku, warga sudah bosan mendengar janji pemerintah yang tak kunjung terealisasi untuk memperbaiki jalan tersebut.
Selain itu, Hilmi yang juga menjabat sebagai Ketua RT meminta kepada pemerintah untuk memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) disepanjang jalan tersebut.
“Kami minta penerangan lampu, gimana ini nggak ada penerangan, apa nggak ada perawatan apakah nggak ada lampunya sedangkan ini perbatasan kota,” ujarnya dikutip pandeglangnews.co.id, Minggu (11/05/2025).
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Cadasari, Muhi mengatakan, bahwa masyarakat terpaksa memperbaiki jalan rusak secara swadaya lantaran lantaran sudah 25 tahun jalan tersebut tidak mendapatkan perbaikan dari pemerintah
Ia mengaku, warga sudah bosan mendengar janji pemerintah yang tak kunjung terealisasi untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Dikarenakan sudah 25 tahun belum pernah diperbaiki,” tuturnya.
Ia mengaku, warga sempat diminta untuk menunda perbaikan jalan tersebut oleh aparat pemerintah dengan dalih dilakukan musyawarah terlebih dahulu.
“Iya sempat diminta ditunda katanya mau di musyawarahkan dulu tapi warga tidak mau nunggu lama akhirnya warga hari ini kerja bakti, besok rencana mau kerja bakti lagi,” tuturnya.
Selama perbaikan, ia mengaku jalan tersebut akan ditutup total. Kemudian untuk para pengendara akan dialihkan ke jalan lain. Menurutnya hal tersebut sudah dimusyawarahkan kepada masyarakat dan masyarakat sepakat serta tidak keberatan.
“Dialihkan ke jalan keramat, masyarakat sudah diberitahu dan tidak keberatan dengan penutupan jalan ini karena sedang ada perbaikan,” katanya.
Iya menambahkan pihaknya juga belum mengetahui bahwa kapan jalan tersebut akan dilakukan perbaikan oleh pemerintah. Kendati demikian ia berharap pemerintah dapat memprioritaskan pembangunan jalan di kampungnya itu. [red]
Penulis : Entis









